Sidoarjo – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu dimulai dari hal besar. Bagi Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, kepedulian dapat tumbuh dari sesuatu yang sederhana: menyempatkan waktu untuk berkunjung, menyapa, berbincang dan mendengarkan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kunjungan rutin RSI Siti Hajar Sidoarjo ke Pondok Lansia Muslimat NU Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik sekaligus memberikan perhatian kepada para lansia yang tinggal di pondok.
Suasana kekeluargaan terlihat dalam setiap kunjungan. Tim RSI Siti Hajar berinteraksi dengan para penghuni pondok, berbagi cerita dan membangun komunikasi yang hangat. Tidak ada jarak antara rumah sakit dan masyarakat. Yang hadir adalah semangat untuk saling menyapa dan menguatkan.
Bagi RSI Siti Hajar, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan nilai pelayanan kesehatan dalam bentuk yang lebih luas. Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan medis dan pengobatan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan emosional, terutama bagi kelompok lanjut usia.
Humas RSI Siti Hajar Sidoarjo, Eka Bayu, menyampaikan bahwa kunjungan ke Pondok Lansia Muslimat NU menjadi salah satu bentuk komitmen rumah sakit untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin hubungan ini terus terjaga. Kunjungan rutin menjadi cara sederhana bagi kami untuk hadir, menyapa dan mendengarkan para lansia. Bagi kami, pelayanan kesehatan juga memiliki dimensi kemanusiaan, yaitu bagaimana kita bisa memberikan rasa nyaman dan perhatian kepada masyarakat,” kata Eka Bayu.
Ia menambahkan, para lansia memiliki pengalaman hidup yang panjang dan penuh cerita. Karena itu, kunjungan ke pondok juga menjadi kesempatan bagi tim RSI Siti Hajar untuk belajar dari pengalaman mereka.
“Ketika kita meluangkan waktu untuk berbicara dengan lansia, kita sebenarnya sedang membuka ruang untuk belajar. Banyak nilai kehidupan yang bisa kita dapatkan dari cerita mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Subchiyah Adimara, selaku Badan Pengawas Pondok Lansia Muslimat NU Sidoarjo, mengatakan bahwa keberadaan pihak-pihak yang secara konsisten memberikan perhatian kepada para lansia sangat berarti.
Menurutnya, para penghuni pondok tidak hanya membutuhkan fasilitas yang memadai, tetapi juga membutuhkan interaksi sosial dan perhatian dari lingkungan sekitar.
“Kami melihat para lansia sangat menikmati setiap kunjungan. Mereka senang ketika ada yang datang menyapa, mengajak berbicara dan memberikan perhatian. Hal sederhana seperti ini mampu membuat mereka merasa bahagia dan dihargai,” tutur Subchiyah Adimara.
Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin antara pondok dan RSI Siti Hajar dapat terus berkembang menjadi berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi para lansia.
“Harapan kami tentu hubungan ini terus berlanjut. Tidak hanya hari ini, tetapi menjadi silaturahmi yang terus dijaga. Karena perhatian kepada lansia membutuhkan kesinambungan,” tambahnya.
Kunjungan rutin tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun lingkungan yang ramah terhadap lansia. Ketika keluarga, komunitas, lembaga sosial dan fasilitas kesehatan dapat berjalan bersama, perhatian terhadap kelompok lanjut usia dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
RSI Siti Hajar Sidoarjo pun terus mendorong semangat untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemitraan. Kehadiran di Pondok Lansia Muslimat NU menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut.
Di balik rutinitas kunjungan, terdapat pesan sederhana yang ingin terus dijaga: bahwa para lansia tetap memiliki tempat yang penting di tengah masyarakat. Mereka bukan sekadar kelompok yang membutuhkan perhatian, tetapi juga sumber pengalaman, nasihat dan cerita kehidupan yang berharga.
Dari sebuah kunjungan, tumbuh percakapan. Dari percakapan, terbangun kedekatan. Dan dari kedekatan, lahirlah kepedulian yang diharapkan dapat terus dirawat bersama.
RSI Siti Hajar Sidoarjo hadir bukan hanya untuk mengobati, tetapi juga untuk menemani dan menjaga silaturahmi bersama masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































