Bengkulu – Komitmen membangun bangsa tidak hanya dimulai dari ruang pendidikan maupun lingkungan kerja, tetapi berakar dari keluarga sebagai pondasi utama pembentukan karakter generasi penerus. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu menggelar upacara peringatan di halaman kantor Bapas Kelas I Bengkulu pada Senin (29/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir” tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Suasana upacara tampak berbeda dan penuh warna karena seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, pakaian tradisional, serta Wastra Nusantara dari berbagai wilayah Indonesia. Penggunaan busana adat tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya sekaligus bentuk nyata pelestarian nilai-nilai luhur bangsa yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui keluarga.
Momentum HARGANAS tahun ini menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak, menanamkan nilai moral, etika, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Dalam konteks tersebut, kehadiran seorang ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga secara emosional, sosial, dan pendidikan dalam proses tumbuh kembang anak.
Tema “Ayah Wajib Hadir” mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memperkuat fungsi keluarga, khususnya peran ayah sebagai teladan, pelindung, pendidik, sekaligus pendamping dalam perjalanan hidup anak. Kehadiran ayah yang aktif dalam kehidupan keluarga diyakini mampu meningkatkan kualitas hubungan keluarga, menurunkan risiko berbagai permasalahan sosial, serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang generasi muda.
Sebagai institusi yang memiliki tugas dalam pembimbingan dan pendampingan klien pemasyarakatan, Bapas Kelas I Bengkulu memandang keluarga sebagai salah satu faktor paling penting dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial. Dukungan keluarga yang harmonis dan kuat menjadi modal utama bagi klien pemasyarakatan untuk kembali diterima di tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh masyarakat untuk kembali memperkuat peran keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter dan moral seseorang. Tema ‘Ayah Wajib Hadir’ mengingatkan kita bahwa kehadiran ayah dalam keluarga sangat penting, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan teladan bagi anak-anak. Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat dan Indonesia akan semakin hebat,” ujar Aidil Jumidi.
Lebih lanjut, Aidil menegaskan bahwa nilai-nilai kekeluargaan yang kuat juga memiliki keterkaitan erat dengan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam proses pembimbingan klien agar dapat kembali berfungsi secara sosial di masyarakat.
“Di lingkungan pemasyarakatan, kami melihat secara langsung bagaimana dukungan keluarga dapat menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang untuk berubah dan bangkit. Karena itu, membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Melalui peringatan HARGANAS ke-33 ini, Bapas Kelas I Bengkulu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga, khususnya kehadiran seorang ayah, semakin meningkat. Sebab, keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul, berkarakter, serta mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.(IH)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































