Sumbawa – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BPOM TANA’O atau BPOM Belajar. Kali ini, kegiatan edukatif tersebut menyasar kalangan pelajar di SMPN 1 Lopok pada Selasa (12/05/2026) dengan mengangkat tema pentingnya mengenali obat dan makanan aman.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti oleh siswa, siswi, serta para guru dengan penuh semangat. Sejak awal kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang dikemas secara interaktif dan komunikatif oleh tim dari Balai POM di Bima.
Program BPOM TANA’O merupakan salah satu upaya Balai POM di Bima untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai keamanan obat dan pangan. Melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah, Balai POM di Bima berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi maupun digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMPN 1 Lopok, Anwar, membuka kegiatan tersebut secara langsung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program edukasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi para siswa.
Menurutnya, pemahaman mengenai keamanan obat dan makanan perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar generasi muda mampu menjadi konsumen yang cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh produk yang belum jelas keamanannya. Ia juga berharap ilmu yang diperoleh siswa melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan edukasi dari Balai POM di Bima ini. Materi yang diberikan sangat penting untuk menambah wawasan siswa mengenai cara memilih produk yang aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Dalam sesi penyampaian materi, tim dari Balai POM di Bima membahas berbagai hal terkait obat, obat tradisional, kosmetik, dan pangan aman. Materi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami sehingga para pelajar dapat mengikuti penjelasan dengan baik.

Edukasi tersebut menjadi penting mengingat masih banyak produk yang beredar di pasaran tanpa memenuhi standar keamanan. Dengan pengetahuan yang memadai, para pelajar diharapkan mampu lebih selektif dalam memilih produk serta memahami dampak negatif penggunaan produk ilegal atau mengandung bahan berbahaya.
Balai POM di Bima berharap kegiatan BPOM TANA’O mampu membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui penggunaan obat dan konsumsi pangan yang aman. Para pelajar juga diharapkan dapat menjadi agen informasi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat dalam menyampaikan pesan terkait keamanan produk.
Selain memberikan pengetahuan praktis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk budaya hidup sehat sejak dini. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keamanan obat dan pangan sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas kesehatan.
Melalui pelaksanaan program BPOM TANA’O di SMPN 1 Lopok, Balai POM di Bima kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan kolaborasi bersama dunia pendidikan, diharapkan akan lahir generasi muda yang lebih cerdas, peduli, dan bertanggung jawab dalam memilih produk obat dan makanan yang aman.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































