JAKARTA – Suasana penuh semangat dan kreativitas akan mewarnai pelaksanaan Open House Sekolah Rhema Indonesia yang digelar pada Jumat, 22 Mei 2026, di Rhema Convention Hall. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pembelajaran selama satu tahun ajaran melalui acara bertajuk Puncak Ko-Kurikuler dan Pentas Year End Performance yang melibatkan peserta didik dari berbagai fase pendidikan.
Acara ini diselenggarakan sebagai wadah apresiasi terhadap proses belajar siswa sekaligus ruang bagi anak-anak untuk menampilkan hasil pembelajaran yang telah mereka jalani selama satu tahun di Sekolah Rhema Indonesia. Melalui pertunjukan seni dan kreativitas, pihak sekolah ingin menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter, keberanian, kreativitas, serta kemampuan sosial anak.
Berbagai penampilan seni telah dipersiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Siswa fase Taman Kanak-Kanak (TK) Sekolah Rhema Indonesia akan menampilkan permainan angklung yang menjadi salah satu bentuk pengenalan budaya tradisional Indonesia sejak usia dini. Sementara itu, siswa fase Sekolah Dasar (SD) Sekolah Rhema Indonesia akan membawakan drama musikal yang dikemas secara kreatif dan edukatif. Penampilan tersebut menjadi bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang selama ini diterapkan di lingkungan sekolah.
Melalui pentas seni ini, anak-anak tidak hanya diajarkan tampil di atas panggung, tetapi juga belajar mengenai kerja sama, tanggung jawab, disiplin, hingga rasa percaya diri. Setiap proses latihan yang dijalani siswa menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan keberanian mereka untuk tampil di depan masyarakat.
Pihak Sekolah Rhema Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan Open House tahun ini mengusung nilai-nilai pendidikan karakter yang mengacu pada panduan pendidikan nasional mengenai “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” atau 7 KAIH. Nilai-nilai tersebut meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat pada waktu yang tepat. Konsep ini diharapkan mampu membentuk generasi anak Indonesia yang sehat, disiplin, aktif, kreatif, dan memiliki karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tema tersebut, Sekolah Rhema Indonesia ingin menanamkan bahwa pendidikan karakter harus dibangun secara konsisten sejak usia dini, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Karena itu, kegiatan pentas seni tidak semata menjadi hiburan tahunan, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter anak melalui pengalaman nyata.
Open House Sekolah Rhema Indonesia ini juga menjadi momentum penting bagi orang tua untuk melihat secara langsung perkembangan kemampuan anak selama mengikuti proses pembelajaran. Tidak sedikit orang tua yang terlibat aktif dalam mendukung persiapan penampilan anak-anak, mulai dari latihan, kostum, hingga dukungan moral agar siswa tampil lebih percaya diri di atas panggung.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk pengawas pendidikan Kota Bekasi yang turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara. Kehadiran dan dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap upaya Sekolah Rhema Indonesia dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pengembangan potensi dan karakter peserta didik secara menyeluruh.
Antusiasme menjelang acara terlihat melalui berbagai unggahan media sosial yang memperlihatkan persiapan kegiatan serta dukungan dari masyarakat dan tenaga pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan berbasis kreativitas dan karakter masih mendapatkan perhatian besar di tengah perkembangan dunia pendidikan modern.

Pihak Sekolah Rhema Indonesia berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat menjadi lebih berani dalam mengekspresikan diri, lebih kreatif dalam mengimplementasikan hasil pembelajaran, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif yang telah dipelajari di sekolah dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan menggabungkan unsur pendidikan karakter, seni budaya, dan kreativitas, Open House serta Pentas Year End Performance Sekolah Rhema Indonesia diharapkan menjadi pengalaman bermakna bagi seluruh siswa. Tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa proses belajar anak dapat diwujudkan melalui karya, keberanian, dan kebersamaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































