Warna merupakan salah satu karakteristik visual dalam makanan yang dapat meningkatkan ketertarikan bagi konsumen terhadap produk. Warna pada makanan dapat diperoleh secara alami dari tumbuhan atau hewan maupun zat kimia sebagai bahan pewarna sintetis. Pewarna alami dari tumbuhan tidak hanya aman dikonsumsi, namun memiliki manfaat yang baik bagi tubuh manusia, salah satunya yaitu pewarna alami dari warna biru bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang memiliki efek antioksidan untuk menangkal radikal bebas pada tubuh. Pewarna alami dari bunga telang berasal dari pigmen antosianin jenis ternatin sebagai salah satu jenis flavonoid yang bersifat larut air. Berikut manfaat mengonsumsi produk dari bunga telang terhadap kesehatan tubuh:
1. Antioksidan: Melawan Radikal Bebas
Pigmen antosianin pada bunga telang bekerja sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas, yaitu molekul berbahaya yang dapat merusak sel. Radikal bebas bisa muncul dari proses tubuh sehari-hari atau dari luar, seperti polusi, sinar matahari, stres, dan makanan tidak sehat. Jika jumlahnya terlalu banyak, tubuh bisa mengalami kerusakan pada DNA, protein, dan lemak yang dapat memicu penuaan dini serta meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung (Irianti dan Nuranto, 2021; Rini et al. 2025)
2. Anti-Inflamasi: Mengurangi Peradangan
Antosianin dalam bunga telang juga memiliki kemampuan mengurangi peradangan. Senyawa ini bekerja dengan menekan produksi sitokin pro-inflamasi yang merupakan zat pemicu peradangan. Dengan menurunnya sitokin dan terhambatnya enzim penyebab inflamasi, peradangan di dalam tubuh dapat berkurang, sehingga membantu mencegah berbagai penyakit degeneratif (Rini et al. 2025)
3. Antibakteri: Melawan Kuman Penyebab Penyakit
Kandungan flavonoid dan antosianin pada bunga telang mampu merusak struktur sel bakteri. Keduanya dapat melemahkan membran sel, menghambat pembentukan dinding sel, dan mengganggu proses metabolisme bakteri. Oleh karena itu, bunga telang berpotensi membantu mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus sebagai penyebab infeksi kulit dan E. coli sebagai penyebab diare dan infeksi saluran kemih (Rini et al. 2025)
4. Detoksifikasi: Membantu Membersihkan Racun
Flavonoid dan antosianin juga berperan dalam membantu fungsi detoksifikasi tubuh. Senyawa ini mendukung kerja hati dengan merangsang produksi enzim yang bertugas mengolah racun agar lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, sifat antioksidannya membantu melindungi sel hati dari kerusakan akibat paparan zat berbahaya (Rini et al. 2025)
Berdasarkan manfaat di atas, pigmen antosianin dapat diekstrak untuk dimanfaatkan bagi manusia. Warna yang diperoleh dari pigmen antosianin bersifat tidak stabil karena sifatnya yang bergantung pada pH lingkungan atau produk pangan. Kondisi pH juga dapat mempengaruhi struktur kimia dari pigmen antosianin tersebut (Bahreini et al. 2024). Oleh karena itu, diperlukan metode ekstraksi yang tepat untuk memperoleh warna dari pigmen antosianin agar dapat dimanfaatkan sebagai pewarna produk pangan serta manfaat bagi kesehatan tubuh tetap optimal. Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu metode maserasi.
Metode maserasi adalah merupakan metode ekstraksi senyawa atau komponen dari suatu larutan atau padatan dengan teknik perendaman larutan pada bahan yang ingin diekstraksi (Husna dan Lubis 2022). Bunga telang kering dihaluskan terlebih dahulu kemudian diayak untuk menyeragamkan ukuran, kemudian dicampurkan dengan larutan asam sitrat atau etanol dengan perbandingan 1:100 terhadap bunga telang. Penyaringan dilakukan menggunakan kertas saring untuk mendapatkan filtrat warna bunga telang, selanjutnya dilakukan pengeringan untuk menghilangkan kadar air pada cairan sehingga menjadi lebih pekat (Husna dan Lubis 2022). Penggunaan asam sitrat dan etanol memiliki hasil antosianin yang berbeda, antosianin bersifat lebih stabil jika ditambahkan pelarut asam karena mampu memperkuat warna antosianin saat pengeringan (Eko Wiyono et al. 2022).
Pigmen antosianin sebagai antioksidan dapat mencegah berbagai penyakit, seperti penyumbatan pada pembuluh darah dengan cara mencegah oksidasi lemak jahat oleh antioksidan pada antosianin. Antosianin dapat menjadi pelindung bagi sel pada pembuluh darah, melindungi lambung, menghambat sel tumor, dan sebagai agen anti inflamasi pada otak, sehingga antosianin dapat dikonsumsi sebagai minuman fungsional (Rifqi 2021). Beberapa jurnal ilmiah telah mengembangkan potensi produk bunga telang sebagai pangan fungsional, salah satunya produk teh bunga telang. Menurut Cohn (2022), teh bunga telang ketika diseduh dapat berwarna biru pada pH netral, dan pada pH asam akan berwarna ungu. Teh bunga telang tersebut mengandung antioksidan seperti kaempferol, asam p-coumaric, dan antosianin yang menyebabkan perubahan warna teh.
Banyak potensi yang dapat digali untuk memanfaatkan bunga telang sebagai tanaman liar, untuk menyehatkan tubuh. Bunga telang sebagai potensi pangan fungsional tentu menjadi perhatian besar bagi masyarakat untuk dapat mengonsumsinya sebagai obat herbal tradisional.
Ditulis oleh Rezqia Finni Lathifah Lubis
Mahasiswa Ilmu Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB University
DAFTAR PUSTAKA
Bahreini Z, Abedi M, Ashori A, Parach A. 2024. Extraction and characterization of anthocyanin pigments from Iris flowers and metal complex formation. Heliyon. 10(11):e31795. doi:10.1016/j.heliyon.2024.e31795.
Cohn H. 2022. The Magic of Butterfly Pea Tea. McGill Univ Off Sci Soc., siap terbit. [diakses 2025 Nov 22]. https://www.mcgill.ca/oss/article/student-contributors-environment/magic-butterfly-pea-tea.
Eko Wiyono A, Windaru Runteka O, Choiron M, Ruriani E, Belgis M. 2022 Nov 9. Stabilitas Serbuk Pewarna Alami Berbasis Antosianin Buah Naga Merah Apkir Tervariasi Pelarut Asam Dalam Berbagai Kondisi Eksterna. J Agritechno.
Husna A, Lubis YM. 2022. Ekstraksi pewarna alami dari bunga telang (Clitoria ternatea L.) Dengan variasi jenis pelarut dan lama ekstraksi Extraction of Natural Coloring from Telang Flower (Clitoria ternatea L.) With Variation of Solvent Type and Extraction Times. J Ilm Mhs Pertan. 7(2):410–418. www.jim.unsyiah.ac.id/JFP.
Irianti TT, Nuranto S. 2021. Antioksidan Dan Kesehatan. Gadjah Mada University Press. https://books.google.co.id/books?id=ma1JEAAAQBAJ.
Rifqi M. 2021. Ekstraksi Antosianin Pada Buangan telang (Clitoria Ternatea L.). Pas Food Technol J. 8(2):45–50.
Rini CS, Sukmawati S, Vani AT, Angkejaya OW, Mustar M. 2025. Literature Study: The Effect of Butterfly Pea Flowers (Clitoria ternatea L.) on Human Health. Oshada. 1(1):41–52. doi:10.62872/1thek633.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































