Baturaja 4 Maret 2026 — Senja menyapa Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Raja di Jalan Prof. Ir. Sutami, Baturaja. Di balik bangunan itu, ribuan liter air diproses setiap hari untuk memenuhi kebutuhan air bersih ribuan pelanggan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Namun proses itu kini tak sekadar mekanis. Ada ritme digital yang mulai mengubah wajah pelayanan perusahaan daerah ini menuju era Smart Water Company.
Perjalanan Sejarah dan Tantangan Finansial
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Tirta Raja berakar sejak 1979 dan beroperasi penuh sejak 1981 untuk menyediakan air bersih berkualitas kepada masyarakat OKU.
Namun perjalanan panjang itu tak lepas dari tantangan. Lebih dari tiga dekade, perusahaan menanggung *akumulasi kerugian mencapai puluhan miliar rupiah*. Hingga tahun 2023, kerugian tercatat mencapai sekitar Rp37,2 miliar akibat jumlah tunggakan besar dan biaya produksi yang kerap lebih tinggi daripada tarif yang diberlakukan perusahaan.
Melihat tantangan tersebut, manajemen Tirta Raja mengambil langkah tegas di awal 2025 dengan melakukan penyesuaian tarif air minum pelanggan—kebijakan pertama sejak 2011—agar operasional dapat berjalan berkelanjutan.
Transformasi Menuju Smart Water Company
Transformasi yang dijalankan Tirta Raja bukan sekadar penyesuaian tarif. Peta perubahan kini meluas ke digitalisasi proses internal dan layanan publik.
Sebagai bagian dari modernisasi, Tirta Raja telah mengembangkan sistem manajemen karyawan berbasis aplikasi (*TIRRA*), yang meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi absensi. Selain itu, perusahaan juga meluncurkan identitas visual baru sebagai simbol komitmen transformasi pelayanan publik.
Prestasi dan Pengakuan
Langkah inovasi tersebut mendapatkan pengakuan nasional. Pada *Asean – Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2025*, Tirta Raja dianugerahi penghargaan sebagai “Excellent Water Utility Company in Improving Quality Water Service.” Penghargaan tersebut juga diraih bersama pimpinan daerah yang mendukung transformasi ini.
Menurut data internal perusahaan, tahun 2024 menjadi momen penting: Tirta Raja berhasil mencatat *laba bersih Rp181 juta* setelah bertahun-tahun mengalami rugi. Laporan keuangan tersebut bahkan mendapat opini *Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)*, bukti transparansi dan kemajuan tata kelola perusahaan.
Arah Transformasi: Teknologi dan Pelayanan Publik
Direktur Tirta Raja, **Bertho Darmo Poedjo Asmanto**, menyatakan bahwa transformasi bukan hanya internal, tetapi juga pelayanan inovatif yang lebih dekat dengan7 masyarakat.
Bertho menjelaskan bahwa Tirta Raja akan menelaah lebih jauh praktik teknologi yang berhasil diterapkan oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta—terutama dalam penyediaan *tap water* air layak minum secara langsung untuk masyarakat—untuk diadaptasi sesuai kondisi lokal.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar mimpi, tetapi visi perusahaan untuk menjadi *Smart Water Company* yang mengandalkan kekuatan teknologi digital dalam seluruh pelayanannya.
“Kami akan pelajari serta mendalami sistem tersebut sehingga dapat diterapkan di Perumda Tirta Raja, termasuk menyediakan air layak minum siap konsumsi untuk masyarakat,” ujar Bertho dengan tegas, menegaskan komitmen transformasi perusahaan menuju era layanan digital dan publik yang lebih baik.
Program Pelayanan Nyata untuk Masyarakat
Tidak hanya di ruang rapat, Tirta Raja juga menerapkan program pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat. Beberapa inovasi pro-pelanggan yang berjalan di antaranya:
1. Penambahan armada operasional, termasuk mobil tangki air baru untuk menjangkau daerah yang tidak terhubung pipa utama.
2. Normalisasi durasi pengaliran air di berbagai sektor jaringan distribusi.
3. Penanganan kebocoran secara intensif, serta pembaruan instalasi dan water meter.
4. Program pembebasan biaya untuk rumah ibadah dan panti asuhan pada momen khusus.
Langkah ini menunjukkan tidak hanya orientasi teknis, tetapi juga kepedulian sosial terhadap kebutuhan masyarakat luas.Kini pelanggan juga dapat memperoleh informasi gangguan layanan, jadwal distribusi, hingga program promo sosial melalui media sosial resmi Perumda Tirta Raja sebagai kanal komunikasi cepat dan transparan kepada masyarakat.
Informasi dan pengaduan dapat diakses melalui:
📱 Instagram: @perumdatirtaraja
📘 Facebook: Perumda Air Minum Tirta Raja
🌐 Website Resmi: [www.tirtaraja.co.id](http://www.tirtaraja.co.id)
📞 Call Center/Layanan Pengaduan:(0811-xxx-xxx)
Kehadiran media sosial ini menjadi bagian dari strategi Smart Water Company, di mana komunikasi publik dilakukan secara terbuka, responsif, dan berbasis digital.
Menuju Masa Depan Air Minum Digital
Transformasi Tirta Raja mencerminkan aspirasi besar sebuah perusahaan daerah: menjawab tantangan operasional sekaligus memperluas akses layanan publik melalui inovasi dan digitalisasi. Smart Water Company bagi Tirta Raja berarti bukan hanya efisiensi internal, tetapi layanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern—dari proses digital hingga layanan langsung yang berdampak nyata.
Untuk masyarakat Kabupaten OKU, perubahan ini bukan sekadar jargon, tetapi wujud nyata dari kebutuhan akan air bersih yang berkualitas, terjangkau, dan layanan yang responsif. Tirta Raja kini bergerak dari sejarah panjang menuju masa depan layanan air minum yang lebih cerdas dan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































