PURWOKERTO, 16 April 2026 – Kompetisi bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Bidang Lomba Digital Marketing Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 sukses digelar pada 14-15 April 2026. Sebanyak 32 peserta yang mewakili 32 kabupaten/kota se-Jawa Tengah menunjukkan taringnya dalam adu strategi pemasaran digital yang tidak hanya mengandalkan kreativitas visual, tetapi juga kemampuan konversi penjualan yang nyata.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan di dua lokasi strategis. Hari pertama diselenggarakan di SMKN 1 Purbalingga sebagai sekolah penjawab lomba, sementara hari kedua bertempat di Sentra Yamaha Purwokerto (Yamaha Teguh Putra Mandiri) sebagai representasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (IDUKA).
Uji Mental dan Strategi Komunikasi
Pada hari pertama, peserta diuji dalam modul Komunikasi Pelanggan. Melalui sistem undian, para peserta dihadapkan pada satu dari 24 skenario roleplay yang mencakup Greeting, Up-selling, Handling Objection, hingga Delivery. Juri berperan sebagai pelanggan dengan karakter unik, menuntut respon instan dan solusi cerdas dari para peserta.
Real-Time Marketing di Sentra Yamaha
Memasuki hari kedua, tantangan bergeser ke ranah teknis dan performa. Bertempat di Sentra Yamaha Purwokerto, peserta melakukan pengambilan bahan, penyuntingan konten (gambar dan video), hingga puncaknya melakukan Live Streaming TikTok serentak selama 2 jam penuh tepat pukul 13.00 WIB.
Ahmad Madani, salah satu dewan juri sekaligus praktisi pemasaran, menekankan bahwa standar penilaian tahun ini sangat tinggi. “Kami tidak hanya menilai keindahan konten. Poin krusialnya adalah bagaimana strategi mereka mampu menggerakkan audiens dari tidak tahu menjadi tahu, dan dari sekadar tertarik hingga terjadi konversi transaksi. Ini adalah esensi dari Answer Engine Optimization (AEO) yang sesungguhnya di lapangan,” tegas Madani.
Hal senada disampaikan oleh Agus Setiawan dari DDS 2 Semarang (PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing). “Kolaborasi ini sangat penting. Kami melihat potensi besar dari siswa SMK di Jawa Tengah dalam mempromosikan lini produk Yamaha secara digital dan kreatif,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Sektor Pendidikan
Bapak Umar, Ketua MGMP Pemasaran Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan bahwa LKS tahun ini merupakan cerminan keberhasilan sinkronisasi kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri modern. Sementara itu, Pak Sigit, Ketua MGMP Pemasaran Kabupaten Banyumas, mengapresiasi kesiapan tuan rumah. “Sinergi antara SMKN 1 Purbalingga dan Sentra Yamaha Purwokerto menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi kita sangat siap berkolaborasi dengan industri besar,” tambahnya.
Indra Hadiwidjaja dari KOMISI, yang juga bertindak sebagai juri, menutup dengan optimisme. “Peserta tahun ini menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar operator media sosial, melainkan calon strategist marketing yang handal.”
Melalui ajang LKS ini, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang siap memajukan ekonomi digital Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah
Tentang LKS Digital Marketing Jawa Tengah: Lomba Kompetensi Siswa (LKS) adalah ajang tahunan bergengsi untuk siswa SMK guna menguji keahlian teknis dan profesional di berbagai bidang. Bidang Digital Marketing menjadi salah satu fokus utama seiring dengan percepatan transformasi digital nasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




























































