Yogyakarta — Sebanyak 77 murid MAN 1 Yogyakarta menerima sertifikat Cambridge English Qualifications (CEQ), Selasa (21/7/2026). Sertifikat tersebut diberikan kepada para peserta yang telah mengikuti ujian CEQ pada 9 Mei 2026 sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan Bahasa Inggris berdasarkan standar internasional.
Pembagian sertifikat berlangsung dengan penuh antusias. Momen tersebut menjadi penanda atas proses yang telah dilalui para murid, mulai dari persiapan, latihan, hingga pelaksanaan ujian. Bagi para peserta, sertifikat yang diterima bukan sekadar dokumen hasil ujian, tetapi juga menjadi bukti perjalanan mereka dalam mengembangkan kompetensi Bahasa Inggris.
Pada pelaksanaan CEQ kali ini, murid MAN 1 Yogyakarta mengikuti ujian dalam tiga jenjang, yaitu A2 Key for Schools, B1 Preliminary for Schools, dan B2 First for Schools. Dari keseluruhan hasil yang telah dirilis, para peserta menunjukkan capaian yang membanggakan dengan sejumlah murid berhasil mencapai bahkan melampaui standar level ujian yang diikuti.
Pada ujian B2 First for Schools, sebanyak 17 dari 22 peserta atau 77,27 persen berhasil mencapai standar B2 atau lebih tinggi. Bahkan, dua peserta berhasil memperoleh Grade A yang setara dengan level C1, satu tingkat di atas level ujian yang mereka ikuti.
Sementara itu, pada ujian B1 Preliminary for Schools, sebanyak 26 dari 32 peserta atau sekitar 81 persen berhasil mencapai level B1 atau lebih tinggi. Adapun pada ujian A2 Key for Schools, sebanyak 22 dari 28 peserta atau 78,57 persen berhasil mencapai level A2 atau lebih tinggi.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa para peserta mampu memenuhi bahkan melampaui standar kemampuan Bahasa Inggris pada jenjang ujian yang mereka ikuti. Hasil ini sekaligus menjadi gambaran positif atas semangat murid dalam mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris melalui proses belajar dan persiapan yang konsisten.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid. Menurutnya, keikutsertaan dalam CEQ merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal bagi murid di masa depan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak dalam Cambridge English Qualifications. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses yang telah mereka jalani. Mereka telah berani mengukur kemampuan Bahasa Inggrisnya melalui standar internasional dan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Semoga sertifikat dan pengalaman ini menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang, dan membuka kesempatan yang lebih luas di masa depan,” ungkapnya.

Salah satu capaian yang turut mendapat perhatian adalah hasil yang diraih Raya Rabbani Putra Aditia, murid kelas XI F MAN 1 Yogyakarta. Mengikuti ujian pada jenjang B2 First for Schools, Raya berhasil memperoleh hasil yang setara dengan level C1.
Raya mengaku cukup puas dan bersyukur dengan hasil yang diperolehnya. Baginya, capaian tersebut menjadi hasil yang sejalan dengan target dan ekspektasi yang telah ia harapkan sebelum mengikuti ujian.
“Saya cukup puas dan bersyukur dengan hasil yang saya peroleh. Hasil ini sesuai dengan target dan ekspektasi yang sudah saya harapkan sebelumnya. Tentunya, saya merasa senang karena hasil yang saya dapatkan menunjukkan bahwa usaha dan persiapan yang saya lakukan selama ini memberikan hasil yang baik. Bagi saya, capaian ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan tidak berhenti belajar,” ungkap Raya.
Capaian tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan sebelum ujian. Raya mengungkapkan bahwa latihan melalui berbagai mock test yang diberikan selama persiapan sangat membantunya untuk terbiasa dengan format dan tipe soal yang akan dihadapi. Selain itu, ia juga membiasakan diri membaca berbagai bacaan dalam Bahasa Inggris.
“Menurut saya, latihan melalui berbagai mock test yang diberikan selama persiapan sangat membantu karena membuat saya lebih terbiasa dengan format dan tipe soal yang akan dihadapi. Selain itu, saya juga membiasakan diri untuk membaca dalam Bahasa Inggris. Kebiasaan membaca menurut saya cukup membantu karena tidak hanya melatih pemahaman terhadap teks, tetapi juga membuat kita lebih terbiasa dengan penggunaan Bahasa Inggris secara keseluruhan,” jelasnya.
Menurut Raya, membaca dapat memberikan stimulasi yang lebih luas dibandingkan sekadar mengerjakan latihan soal. Dengan membiasakan diri membaca berbagai jenis bacaan, kemampuan memahami teks sekaligus penguasaan kosakata dapat berkembang secara bertahap.
Berangkat dari pengalamannya tersebut, Raya pun membagikan pesan kepada teman-temannya yang ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan mempersiapkan diri mengikuti CEQ.
“Kalau ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, menurut saya salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memperbanyak membaca. Tidak hanya membaca untuk mengerjakan soal, tetapi juga membaca berbagai jenis bacaan yang menarik dan berkualitas. Dengan begitu, kita bisa terbiasa memahami Bahasa Inggris dalam berbagai konteks sekaligus memperkaya kosakata,” pesannya.
Pembagian sertifikat CEQ ini menjadi momentum bagi MAN 1 Yogyakarta untuk mengapresiasi proses dan capaian seluruh peserta. Setiap hasil yang diperoleh menjadi bagian dari perjalanan belajar masing-masing murid sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani mengambil kesempatan yang lebih besar.
Melalui Cambridge English Qualifications, MAN 1 Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendorong peserta didik mengembangkan kompetensi Bahasa Inggris yang terukur berdasarkan standar internasional. Lebih dari sekadar sertifikat, pengalaman mengikuti CEQ diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri murid dalam menggunakan Bahasa Inggris serta mempersiapkan mereka menghadapi berbagai peluang akademik dan profesional di masa depan. (mut)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































