Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari Kelompok 19 ‘‘Kehidupan Sehat dan Sejahtera’’ Proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai “Edukasi Tentang Kesehatan dan Upaya Mencegah Gigi Berlubang Akibat Kebiasaan Jajan Sembarangan di Kalangan Murid SD”. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 20 mahasiswa/I yang berasal dari prodi yang berbeda-beda di hari Sabtu, 25 Oktober 2025 pada siswa-siswi kelas 4 SD sekolah SD Santo Thomas 2 yang berada di Gg. Harapan No.6, Sei Sikambing C. II, Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak mempunyai kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi juga memperhatikan makanan yang mereka konsumsi dalam upaya menjaga kesehatan gigi.
Kegiatan ini dilatarbelakangi tingginya kasus gigi berlubang pada anak sekolah dasar, yang sebagian besar disebabkan oleh konsumsi makanan manis, minuman kemasan bergula, serta jajanan sembarangan di sekitar sekolah.
Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa metode yang digunakan. Pertama, mahasiswa memberikan ceramah interaktif berupa penjelasan sederhana tentang cara menjaga kesehatan gigi, dibantu media visual agar siswa lebih mudah memahami. Setelah itu, dilakukan demonstrasi langsung mengenai cara menyikat gigi yang benar menggunakan alat peraga, kemudian siswa turut mempraktikkannya.
Setelah materi selesai diberikan, dilanjutkan dengan kegiatan kuis interaktif. Pada kuis ini, pemateri menampilkan beberapa pertanyaan sederhana seputar kesehatan gigi, misalnya “Makanan mana yang baik untuk kesehatan gigi?”
Anak–anak terlihat sangat antusias dan bersemangat menjawab setiap pertanyaan. Mereka mengangkat tangan dengan cepat dan saling berlomba untuk memberikan jawaban yang benar. Suasana menjadi lebih hidup ketika gambar–gambar pilihan jawaban seperti coklat, sayuran, permen lolipop, dan minuman ringan muncul pada layar. Hal ini membuat mereka lebih mudah memahami mana makanan yang baik dan mana yang harus dihindari.
Kegiatan ini turut didampingi oleh ibu Dra. Hotnida Ulibasa Hutagalung, M.Th, selaku dosen fasilitator dan Soseline Tiara Lbn Tobing, selaku mentor dari kelompok ini. Dukungan ini memperkuat proses pembelajaran mahasiswa dan memastikan penyampaian materi berjalan efektif.
Salah satu kutipan yang dijadikan dasar utama kegiatan ini adalah “Harapan untuk masa depan yang lebih sehat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan hari ini.” yang kemudian dijadikan sebagai bentuk penyemangat mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan ini.
Dan setelah melakukan pertemuan dengan kepala sekolah, kepala sekolah mengatakan “Saya merasa sangat bangga dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi kesehatan gigi hari ini. Anak-anak kami membutuhkan edukasi seperti ini agar sadar pentingnya menjaga kesehatan gigi dan tidak jajan sembarangan. Semoga kegiatan yang baik ini dapat terus berlanjut dan kembali dilaksanakan di waktu mendatang.”
Di akhir kegiatan, kelompok menyimpulkan bahwa edukasi mengenai mengajarkan gosok gigi secara rutin bagi anak anak (sekolah dasar ) harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar siswa terhindar dari penyakit gigi dan mulut karna kebanyakan penyakit gigi dan mulut di alami oleh anak-anak (sekolah dasar ) agar dapat menciptakan suasana kesehatan dan kebersihan yang di mana sesuai Harapannya, program ini dapat memberi dampak jangka panjang terhadap anak -anak ( sekolah dasar).
Harapan ke depannya kami pastinya mau agar adik-adik hidup jauh lebih sehat dan bersih agar terhindar dari penyakit , dan kita sebagai orang yang lebih dewasa harus terus menerus tanpa rasa lelah untuk mengajar kan yang baik bagi anak-anak demi masa depan bangsa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































