Garut, 16 Desember 2025 – Suasana belajar di MIS Ar-Raudhotun Nur tampak berbeda dan lebih hidup. Siswa kelas 6 menunjukkan antusiasme tinggi saat bersama-sama menempelkan poster edukasi di setiap dinding kelas. Kegiatan ini bukan sekadar memperindah ruang belajar, tetapi menjadi bagian dari upaya nyata madrasah dalam meningkatkan literasi siswa secara berkelanjutan. Poster-poster yang dipasang berisi kata-kata edukatif, motivasi belajar, serta pesan moral yang mampu membangkitkan semangat membaca dan berpikir kritis. Menariknya, seluruh kata dan kalimat yang tertulis pada poster tersebut tidak ditentukan oleh guru, melainkan dicari, dipilih, dan ditemukan sendiri oleh para siswa. Proses ini dilakukan melalui diskusi kelompok, membaca berbagai sumber bacaan, serta saling bertukar pendapat antar teman. Dengan cara ini, siswa tidak hanya belajar membaca, tetapi juga memahami makna kata, menyusun kalimat, dan menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penempelan poster edukasi ini berlangsung dengan penuh keceriaan. Siswa terlihat kompak bekerja sama, saling membantu menata poster agar rapi dan mudah dibaca. Setiap sudut kelas dimanfaatkan sebagai ruang belajar visual yang inspiratif, sehingga suasana kelas menjadi lebih berwarna dan sarat makna. Poster-poster tersebut diharapkan dapat dibaca berulang kali oleh siswa, sehingga pesan yang disampaikan tertanam secara perlahan namun kuat. Bapak Insan Faisal Ibrahim, S.Pd, selaku guru pendamping, mengungkapkan rasa bangga terhadap semangat dan kreativitas yang ditunjukkan oleh siswa kelas 6. Ia menilai bahwa keterlibatan langsung siswa dalam proses belajar mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap literasi. “Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak. Kata-kata yang mereka tempel bukan sekadar tulisan, tetapi hasil dari proses membaca, berpikir, dan berdiskusi bersama,” ungkap Pak Insan.

Lebih lanjut, Pak Insan menegaskan bahwa madrasah seharusnya menjadi tempat yang menghadirkan kebahagiaan bagi peserta didik. “Saya selalu menanamkan kepada siswa bahwa madrasah bukan hanya tempat mencari ilmu, tetapi juga tempat di mana sumber bahagia itu nyata. Ketika anak-anak belajar dengan senang, maka ilmu akan lebih mudah masuk dan membekas,” tambahnya dengan penuh makna.

Kegiatan penempelan poster edukasi ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan literasi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kata-kata yang dibaca setiap hari di dinding kelas secara tidak langsung membentuk pola pikir, sikap, dan kebiasaan positif. Hal ini sejalan dengan upaya MIS Ar-Raudhotun Nur dalam membangun budaya literasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas yang ditunjukkan oleh siswa kelas 6, MIS Ar-Raudhotun Nur kembali membuktikan bahwa pendidikan yang bermakna dapat dimulai dari langkah sederhana. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa madrasah adalah ruang tumbuhnya ilmu, karakter, serta kebahagiaan yang nyata bagi setiap peserta didik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































