Bantul (MAN 4 Bantul) – Mushala MAN 4 Bantul pada Jumat (27/02/2026) tidak hanya dipenuhi barisan sajadah, tetapi juga degup harap siswa kelas XII yang bersiap menghadapi Ujian Madrasah pekan depan. Agenda mujahadah dan istighosah digelar sebagai ikhtiar batin, menyelaraskan usaha dan doa sebelum bertarung dengan soal soal ujian.
Kegiatan ini menjadi momen hening yang sarat makna. Di tengah suasana Ramadan yang khusyuk, para siswa kelas XII duduk bersimpuh, melafalkan doa dan istighosah bersama. Mereka tidak sekadar mempersiapkan logika, tetapi juga menata hati.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, dalam sambutannya mengingatkan bahwa ujian bukan hanya perkara nilai, tetapi tentang integritas dan kedewasaan. “Ujian madrasah adalah momentum pembuktian, bukan hanya seberapa banyak yang kalian hafal, tetapi seberapa jujur dan sungguh sungguh kalian berjuang,” tuturnya di hadapan para siswa.
Ia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. “Belajar adalah bentuk usaha lahiriah, sedangkan mujahadah dan istighosah adalah penguat batin. Keduanya harus berjalan seiring. Kita mengetuk langit, sambil tetap menapak bumi dengan kerja keras,” ujar Syaefulani.
Menurutnya, keberhasilan tidak lahir dari kepanikan, melainkan dari persiapan yang matang dan hati yang tenang. Ia mengajak siswa untuk menjadikan ujian sebagai pijakan menuju fase kehidupan berikutnya.
Mujahadah dan istighosah pagi itu menjadi ruang pendingin kegelisahan sekaligus pemantik semangat. Di Mushala MAN 4 Bantul, doa doa melambung, harapan dirapikan, dan keyakinan dikuatkan. Sebelum tinta menyentuh lembar jawaban, mereka lebih dulu meneguhkan niat dan keberanian. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































