TASIKMALAYA — Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Pagerageung menggelar Rapat Kerja Ranting (Rakerran) Tahun 2026 di Aula Eks UPT Pendidikan, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung pada bulan Ramadhan ini menjadi momentum penguatan komitmen dan sinergi pembinaan generasi muda di tingkat kwartir ranting.
Mengusung motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, Rakerran diikuti sekitar 120 peserta yang terdiri atas Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan para Pembina Gugus Depan dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK hingga perguruan tinggi. Hadir pula unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Dewan Kerja Ranting, dan Dewan Racana.
Camat Pagerageung selaku Ketua Mabiran, Kak Nandang Heryana, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi wahana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Karena itu, program kerja yang dirancang harus berorientasi pada hasil dan mampu menjawab kebutuhan generasi hari ini,” ujarnya.
Ia mendorong agar Kwarran Pagerageung menghadirkan program-program inovatif yang mampu menarik minat generasi Z dan Alpha. Sinergi antara kwartir ranting, gugus depan, serta pemangku kepentingan lainnya juga dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.
Rakerran 2026 memuat dua agenda utama, yakni laporan pelaksanaan kegiatan selama satu tahun terakhir dan penyusunan program kerja tahun mendatang. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah strategis agar gerakan kepramukaan di Pagerageung semakin terarah dan berkelanjutan.

Ketua Kwarran Pagerageung, Kak Ade Dedi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para Mabigus dan Pembina Gugus Depan. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan pembinaan Pramuka di wilayahnya.
“Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama untuk menghadirkan program yang relevan, terukur, dan berdampak nyata bagi peserta didik,” katanya.

Sementara itu, Kak Hj. Eli Solihat selaku Pengawas Bina dan unsur Mabiran menilai Rakerran sebagai forum strategis yang produktif dan inspiratif. Ia berharap seluruh keputusan yang dihasilkan tidak berhenti pada tataran perencanaan, melainkan dapat diimplementasikan secara konsisten di gugus depan.
Dengan terselenggaranya Rakerran 2026, Kwarran Pagerageung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara Mabigus, pembina, andalan, serta para pemangku kepentingan. Di bulan Ramadhan yang sarat nilai refleksi dan penguatan diri, semangat kebersamaan itu diharapkan menjadi energi baru dalam melahirkan program-program kepramukaan yang inovatif dan berdaya guna bagi generasi muda.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































