Mahasiswa Agribisnis PSDKU Batang Universitas Diponegoro melaksanakan praktikum Mata Kuliah Dinamika Kelompok melalui kegiatan observasi dan wawancara bersama PKK RT 03/RW 03 Desa Bandar untuk memahami dinamika kelompok dalam kehidupan bermasyarakat.
Batang, 9 Mei 2026 — Mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis PSDKU Batang Universitas Diponegoro melaksanakan praktikum Mata Kuliah Dinamika Kelompok melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 03/RW 03 Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Praktikum tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika yang berkembang dalam kelompok masyarakat sekaligus mengkaji peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat komunikasi, kerja sama, dan solidaritas sosial.
Kegiatan lapangan dilakukan dengan mengamati berbagai aktivitas kelompok, berdiskusi bersama pengurus dan anggota PKK, serta mendokumentasikan program-program yang dijalankan. Interaksi secara langsung dengan masyarakat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan konsep dinamika kelompok yang selama ini dipelajari dalam perkuliahan.
Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang aktif di lingkungan Desa Bandar, PKK RT 03/RW 03 memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sekaligus menjadi wadah komunikasi bagi masyarakat. Berbagai program yang diselenggarakan secara rutin, seperti pertemuan anggota, kerja bakti, arisan, simpan pinjam, tabungan sosial, dan kegiatan sosial lainnya, menunjukkan tingginya partisipasi anggota dalam mendukung keberlangsungan organisasi.
Menurut Ketua PKK RT 03/RW 03 Desa Bandar, Durotun Nasikhah, keberadaan PKK tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan kepedulian antarwarga.
“PKK menjadi wadah bagi warga untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Selain itu, berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama juga membantu mempererat hubungan antarwarga sehingga rasa kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya.
Suasana kebersamaan yang terbangun di dalam kelompok terlihat dari komunikasi yang terbuka, kerja sama yang baik, serta keterlibatan aktif anggota dalam berbagai kegiatan. Musyawarah yang dilaksanakan secara rutin juga menjadi ruang bagi anggota untuk menyampaikan pendapat dan turut berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan.
Pengalaman praktik di lapangan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi, kepemimpinan, partisipasi, dan kerja sama dalam membangun kelompok yang solid dan berkelanjutan. Selain itu, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori yang dipelajari di bangku perkuliahan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pembelajaran berbasis pengalaman seperti ini yang diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai dinamika sosial sekaligus mengembangkan kemampuan analisis terhadap berbagai fenomena kelompok yang dijumpai di lingkungan masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































