KAB TANGERANG – Warga Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang digemparkan oleh penemuan jasad bayi pada Jumat 27 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.
Penemuan tersebut, bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah gundukan tanah yang tampak seperti kuburan kecil dan dihiasi bunga.
Awalnya, keberadaan gundukan tanah itu menarik perhatian karena terlihat tidak lazim. Terlebih lagi, adanya taburan bunga di atasnya membuat warga semakin curiga.
Oleh karena itu, beberapa warga kemudian berinisiatif untuk memeriksa lokasi tersebut.
Saat gundukan tanah itu dibuka, warga dikejutkan dengan temuan jasad bayi yang telah dikubur.
Sontak, kejadian ini langsung membuat suasana sekitar menjadi ramai dan penuh perhatian warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 WIB. Kemudian, jasad bayi baru ditemukan pada pagi hari ketika aktivitas warga mulai meningkat.
Sekretaris RW 017, Mochamad Rudie Kurniawan menjelaskan, bahwa informasi awal diperoleh dari warga yang pertama kali melihat adanya kejanggalan di lokasi tersebut.
“Jadi kejadiannya itu sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu warga yang biasa dipanggil Pak Opung memberitahukan kepada kami bahwa ada penemuan jasad bayi di tanah kosong di Blok RA RT 01 RW 017. Setelah menerima informasi itu, saya langsung menuju ke lokasi,” kata Rudie.
Rudie menambahkan, setibanya di tempat kejadian, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Setelah saya melihat langsung kondisi di lokasi, saya langsung komunikasi dengan pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, petugas dari Polsek datang sekitar pukul sebelas siang, disusul tim dari Polres untuk melakukan olah TKP dan identifikasi,” jenisnya.
Lebih lanjut, Rudie mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk menyisir lokasi menggunakan anjing pelacak serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
“Dari hasil penelusuran sementara, anjing pelacak sempat mengarah ke sekitar kawasan SD Kampung Bambu. Selain itu, dari rekaman CCTV terlihat ada dua orang berboncengan sepeda motor yang datang sekitar pukul 00.00 WIB. Salah satu di antaranya turun di lokasi dengan mengenakan pakaian putih,” ungkapnya.
Namun, hingga kini, keberadaan pelaku setelah kejadian tersebut masih belum diketahui secara pasti.“Pihak kepolisian masih mengumpulkan data-data, baik dari CCTV maupun keterangan warga dan petugas keamanan. Untuk pelakunya sendiri sampai saat ini belum terungkap,” jelasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas pelaku serta motif di balik dugaan penguburan bayi tersebut. Warga pun berharap agar kasus ini segera terungkap dan tidak terulang kembali di lingkungan mereka.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































