Bantul (MTsN 9 Bantul)—Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menghadiri kegiatan Syawalan dan Pamitan Haji 1447 H yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Senin (30/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai Kemenag serta tamu undangan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kabupaten Bantul.
Acara syawalan yang dikemas dalam bentuk pengajian tersebut menghadirkan Sugito sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan tentang konsep rezeki utama menurut Syech Mutawali Asy-Sya’rowi, yang meliputi empat hal penting, yaitu kesehatan, harta, dan anak sholeh sebagai rezeki utama yang memiliki nilai jariyah bagi orang tua.
Sugito menekankan bahwa anak sholeh merupakan investasi akhirat bagi orang tua, karena doa dan amal kebaikan anak akan terus mengalir sebagai pahala jariyah. Oleh karena itu, pendidikan dan pembinaan karakter anak menjadi tanggung jawab penting bagi setiap orang tua.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa mendidik anak di era sekarang tidaklah mudah. Tantangan yang dihadapi semakin kompleks dibandingkan masa lalu. Berbagai bentuk kenakalan remaja kini semakin sulit dikendalikan, seperti maraknya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol), yang dapat berdampak buruk hingga menghabiskan harta, mengganggu pendidikan, bahkan menjauhkan dari ridha Allah Swt.
Menanggapi kegiatan tersebut, Siti Solichah menyampaikan bahwa momentum syawalan menjadi sarana refleksi diri sekaligus penguatan komitmen dalam mendidik generasi muda.
“Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Tausiyah yang disampaikan mengingatkan kita bahwa rezeki yang utama bukan hanya materi, tetapi juga kesehatan dan anak sholeh yang menjadi investasi jariyah. Di era sekarang, tantangan dalam mendidik anak semakin berat, sehingga perlu sinergi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan agar anak-anak kita tetap berada di jalan yang diridhai Allah Swt.,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengambil hikmah dan memperkuat komitmen dalam mendidik generasi muda yang berakhlak mulia, serta senantiasa menjaga nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Siti Solichah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan spiritualitas dan kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul, sekaligus sebagai upaya mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri. (sh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































