Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

  • Ekonomi & Bisnis
    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    IMG 20260424 WA0053

    Prioritaskan Ketahanan Pangan Nasional, Kunker Komisi IV DPR RI Di Sulsel Di Apresiasi

    Pasar tradisional menjadi salah satu ruang hidup bagi pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui transaksi harian antara pedagang dan pembeli, sektor ini berperan penting dalam menjaga perputaran ekonomi lokal serta menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

    Antara Pemberdayaan dan Realitas Kebijakan: Analisis UMKM di Kabupaten Tulang Bawang pada Era Qudrotul Ikhwan Karyonagoro

    IMG 20251112 WA0046

    Wakil Ketua DPRD Palembang : CFN Sangat bagus dan Meminta Pemerintah Parkir Pengunjung Mobil hingga Sepeda Motor Digratiskan

    WhatsApp Image 2026 04 24 at 10.15.46 AM

    Exploring the Spiritual Heritage and Local Industry of Sodong Village in Semarang

    Desain tanpa judul 6 1

    Raih Juara I Tenis Lapangan, Bapas Bengkulu Perkuat Kebersamaan di Ajang Olahraga HBP ke-62

    Desain tanpa judul 5 1

    Resmi Berganti Kepala, Bapas Bengkulu Siap Perkuat Pembimbingan dan Pelayanan bagi Masyarakat

    Perkuat Sinergi Lingkungan, LDII Kota Kediri Studi Banding Pengolahan Sampah dan Urban Farming ke Pomosda Nganjuk

    Perkuat Sinergi Lingkungan, LDII Kota Kediri Studi Banding Pengolahan Sampah dan Urban Farming ke Pomosda Nganjuk

    WhatsApp Image 2026 04 23 at 20.27.48

    Praktisi Ekonomi Nilai Peningkatan Mutu dan Inklusivitas Pendidikan Kunci Menuju Generasi Emas 2045

    WhatsApp Image 2026 04 21 at 09.41.18

    Kepala Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe Ucapkan Selamat Hari Kartini, Dorong Perempuan Terus Berkarya

  • Properti dan Infrastruktur
    RuangKayu Jasa Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Amazing! RuangKayu Jasa Desain Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

  • Ekonomi & Bisnis
    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    IMG 20260424 WA0053

    Prioritaskan Ketahanan Pangan Nasional, Kunker Komisi IV DPR RI Di Sulsel Di Apresiasi

    Pasar tradisional menjadi salah satu ruang hidup bagi pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui transaksi harian antara pedagang dan pembeli, sektor ini berperan penting dalam menjaga perputaran ekonomi lokal serta menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

    Antara Pemberdayaan dan Realitas Kebijakan: Analisis UMKM di Kabupaten Tulang Bawang pada Era Qudrotul Ikhwan Karyonagoro

    IMG 20251112 WA0046

    Wakil Ketua DPRD Palembang : CFN Sangat bagus dan Meminta Pemerintah Parkir Pengunjung Mobil hingga Sepeda Motor Digratiskan

    WhatsApp Image 2026 04 24 at 10.15.46 AM

    Exploring the Spiritual Heritage and Local Industry of Sodong Village in Semarang

    Desain tanpa judul 6 1

    Raih Juara I Tenis Lapangan, Bapas Bengkulu Perkuat Kebersamaan di Ajang Olahraga HBP ke-62

    Desain tanpa judul 5 1

    Resmi Berganti Kepala, Bapas Bengkulu Siap Perkuat Pembimbingan dan Pelayanan bagi Masyarakat

    Perkuat Sinergi Lingkungan, LDII Kota Kediri Studi Banding Pengolahan Sampah dan Urban Farming ke Pomosda Nganjuk

    Perkuat Sinergi Lingkungan, LDII Kota Kediri Studi Banding Pengolahan Sampah dan Urban Farming ke Pomosda Nganjuk

    WhatsApp Image 2026 04 23 at 20.27.48

    Praktisi Ekonomi Nilai Peningkatan Mutu dan Inklusivitas Pendidikan Kunci Menuju Generasi Emas 2045

    WhatsApp Image 2026 04 21 at 09.41.18

    Kepala Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe Ucapkan Selamat Hari Kartini, Dorong Perempuan Terus Berkarya

  • Properti dan Infrastruktur
    RuangKayu Jasa Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Amazing! RuangKayu Jasa Desain Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Mengakhiri Budaya Catcalling di Ruang Publik.

nami simanjuntak by nami simanjuntak
24 April 2026
in Opini
A A
0
image 2
856
SHARES
1.2k
VIEWS

“Cuma Bercanda” Kok Bisa Bikin Takut?

Pernah nggak sih kamu lagi jalan santai, tiba-tiba dengar suara siulan “Mau ke mana cantik” dari pinggir jalan? atau kamu melihat orang yang diperlakukan seperti itu, mungking itu di angggap interaksi lucu-lucuan atau sekedar “sapaan ramah” sambil nongkrong. Tapi jujur saja itu buat kita yang mendengar, suara itu lebih mirip alarm bahaya ketimbang pujian. Ada logika yang melintir di sini, kalau tujuannya memang memuji, pihak yang dipuji seharusnya merasa senang dong! Tapi dilain sisi bukannya merasa senang malah merasa terancam, saat itu juga, pikiran kita langsung lari ke hal-hal buruk. “ini orang bakal ngikutin atau nggak ya”?

Masalahnya, banyak orang yang masih berlindung di balik kalimat “cuma bercanda” atau “jangan baper”. Padahal dalam interaksi sosial, dampak yang dirasakan korban jauh lebih penting daripada niat si pelaku. Ibarat nggak sengaja menginjak kaki orang di angkot, kita nggak membela diri dengan bilang, “niat saya kan cuma mau berdiri”, tapi kita akan otomatis meminta maaf kepada orang yang kita injak kakinya. Hal yang sama berlaku di ruang publik. Pujian itu butuh konsensus dan rasa setara, bukan komentar satu arah yang dilemparkan secara tiba-tiba ke orang asing. Ruang publik itu milik kita bareng, dan sudah saatnya kita berhenti menormalisasikan gangguan kenyamanan dengan label “candaan”, karena candaan itu bikin orang lain merasa tidak aman dan kita harus menyadari bahwa catcalling bukan soal “etika” yang buruk, tapi murni pelecehan, kita harus berhenti memperhalus istilahnya, jadi ketika seseorang melempar siulan, tatapan yang tidak sopan, mereka sebenarnya sedang melakukan pelecehan seksual non-fisik. Dengan tujuan merendahkan martabat orang lain demi kepuasan atau ego si pelaku. Apalagi sekarang kita sudah punya payung hukum yang jelas. Seperti UU TPKS yang dikategorikan sebagai tindak pidana. Jadi, kalau ada yang membela diri dengan alasan “iseng”, mereka sebenarnya sedang menormalisasikan sebuah kejahatang. Kita menyebut catcalling sebagai pelecehan adalah cara kita memvalidasi rasa takut korban dan menegaskan bahwa ruang public nggak boleh jadi tempat dimana orang merasa bebas memangsa kenyamanan orang lain dengan kata-kata yang merendahkan orang lain.

no

Ruang Publik Harusnya Milik Bareng, Bukan Milik Siapa yang Paling Berisik

Kalian pernah kepikiran nggak, harus mengatur “strategi” Cuma buat lewat trotoar atau gang tertentu? Rasanya aneh bukan? Kita nggak apa-apa, tapi malah kita harus pusing mikirin rute jalan. Di sini masalahnya bukan cuman soal siulan, tapi soal siapa yang merasa “berkuasa” di jalanan. Sering kali gerombolan orang yang nongkrong atau bapak-bapak angkot atau truk merasa ruang public itu milik mereka pribadi hanya karena mereka merasa ramai dan paling berisik. Padahal, jalanan, trotoar, sampai anggkutan umum itu hak semua orang secara setara, bukan kekuasaan kelompok tertentu yang bebas “menyeleksi” siapa saja yang dapat lewat dengan tenang.

Dampak dari dominasi ini nggak main-main, karena merampas kebebasan kita untuk bergerak secara mandiri. Banyak yang akhirnya kita punya “peta mental” sendiri setiap mau keluar rumah. Kita harus mikir dua kali soal jam berapa kitab oleh lewat, atau harus hafal titik-titik mana saja yang banyak gerombolang orang nongkrong supaya bisa terhindar. Secara tidak sadar, ruang public yang seharusnya ramah malah terasa seperti medan perang yang penuh ranjau. Kita jadi nggak bisa benar-benar menikmati kota sendiri hanya kerena harus terus-terusan waspada terhadap gangguan verbal yang bisa muncul kapan saja. Ini Adalah bentuk perampasan hak yang nyata, kita diusir secara halus dari jalanan karena merasa tidak aman.

Disini kita harus tegas menyebut ini sebagai pelecehan seksual non-fisik sesuai dengan aturan yang sudah diterapakan, karena kita sudah sidampingi untuk melindun gi mental kita agar tetap aman dan sehat supaya mereka tidak merajalela akan kebiasaan buruk mereka, dan pada akhirnya, kenyamanan di jalan itu hak mendasar, bukan hadiah yang baru bisa didapat kalau kita berperilaku sehat.

Stop Nyalahin Baju, Mulai Benahi Perilaku

kalau ada kasus catcalling, entah kenapa masih banyak saja suara-suara sumbang yang refleks bertanya, “Emang dia pakai baju apa”? Seolah-olah, jenis kain yang menempel di badan korban Adalah tombol otomatis yang membolehkan orang lain berbuat kurang ajar. Logika ini sudah basi dan harus segera dibauang ke tempat sampah. Mengingatkan perilaku pelecehan dengan cara berpakain adalah kesalahan berpikir yang sangat-sangat fatal. Bayangkan betapa anehnya jika kita dirampok, lalu orang-orang justru menyalahkan kita karena memiliki dompet yang bagus merek Dior sehingga “memancing” orang buat memcuri. Kedengarannya konyolkan? Tapi itulah standar ganda yang terus kita pelihara setiap kali menyalahkan penampilan korbang. Masalah utama catcalling sama sekali bukan terletak pada estetika pakaian, melainkan pada rendahnya control diri dan kegagalan pelaku dalam memandang orang lain sebagai subjek manusia yang setara, bukan hanya sekadar objek tontonan.

Menyalahkan pakaian sebenarnya hanyalah temeng psikologis bagi Masyarakat untuk memaklumi perilaku yang salah dan memberikan “karpet merah” bagi pelaku untuk merasa tidak bersalah. Padahal, jika kita mau jujur melihat realita di lapangan, fakta menunjukkan bahwa pelecehan tidak pernah pilih kasih. Korban catcalling datang dari berbagai latar belakang ada dari seragam sekolah, pakaian kantor yang formal, sehingga pakaian yang sangat tertutup sekalipun. Ini membuktikan bahwa nafsu dan perilaku kurang ajar tidak dipicu oleh apa yang memperdebatkan Panjang pendeknya baju sesorang, kita sebenarnya sedang melanggengkan buda “permisi” bagi perilaku untuk terus bereaksi. Kita seolah memindahkan bebang moral dari Pundak pelaku yang jahat ke Pundak korban yang sedang trauma, dan itu adalah bentuk keadilan yang sangat nyata.

Dengan ada hadirnya Undang-undang Tindak Pindana Kekerasan Seksual, paradigma kita seharusnya sudah bergeser total ke arah pembenahan perilaku dan penegakan martabat manusia. Hukum kita tidak lagi bertanya tentang apa yang dipakai korban, karena fokus utamanya adalah pada tindakan pelecehan itu sendiri sebagai sebuah pelanggaran pidana yang serius. Sudah saatnya kita membangun budaya malu kolektif dan menciptakan lingkungan yang tidak lagi memberi ruang bagi mereka yang hobi berisik di pinggir jalan. Daripada menghabiskan energi untuk mendikte pilihan berpakain orang lain yang sebenarnya adalah hak asasi setiap individu jauh lebih mendesak bagi kita untuk mengedukasi Masyarakat tentang pentingnya batasan dan integritas diri. Ruang public yang nyaman tidak akan pernah lahir dari aturan berpakaian yang mengekang, melainkan dari kolektifitas individu yang memiliki empati tinggi. Oleh karena itu, mengenai pengaturan hukum hingga sanksi terhadap pelaku seharusnya dapat di pertegas oleh aparat hukum, bukan memandang catcalling hal yang lumrah di tengah-tengah Masyarakat.

Pada akhirnya, perubahan tidak bisa hanya bergantung pada penegakan hukum formal semata. Diperlukan dekonstruksi budaya di tengah masyarakat agar berhenti mewajarkan pelecehan verbal. Ruang publik yang aman tidak akan tercipta selama kita masih memaklumi “siulan” sebagai pujian. Menghormati orang lain di jalanan berarti menghargai keberadaan mereka sebagai subjek hukum yang merdeka, bukan sebagai objek visual yang bebas dikomentari. Saatnya kita bergerak dari budaya pembiaran menuju budaya penghormatan demi mewujudkan ruang publik yang benar-benar manusiawi.

Kesimpulan

Pada akhirnya, kita harus menarik garis tegas bahwa catcalling bukanlah sekedar “bumbu” pergaulan jalanan atau sapaan ramah yang salah sasaran. Namun adalah sebuah bentuk serangan terhadap ruang privat seseorang di luar publik. Ketika kita merasa harus mempercepat langkah kaki, menundukkan kepala, atau bahkan memutar jalan hanya karena takut mendengar siulan dan celetukan seksual, di situlah letak kegagalan kita dalam menciptakan lingkungan yang inklusif.

Kita tidak bisa lagi menutup mata dengan dalih “niat baik” atau terjebak dalam logika sesat yang menyalahkan pakaian korban. Esensi dari interaksi manusia yang beradap adalah rasa hoormat dan kenyamanan bersama. Jika sebuah tindakan meninggalkan jejak trauma dan rasa tidak aman, maka itu bukan lagi soal etika yang buruk, melainkan pelanggaran terhadap martabat manusia yang tidak boleh diberi ruang pemakluman sedikit pun. Berhenti menormalisasi pelecehan atas nama “ bercanda” adalah langkah mutlak jika kita ingin melihat ruang publik kita menjadi tempat yang benar-benar memanusiakan manusia.

Saran

Transformasi budaya ini tidak akan pernah terjadi hanya dengan mengandalkan teks undang-undang di atas kertas dia membutuhkan keberanian kolektif dari setiap kita yang menapakkan kali di jalanan. Langkah paling mendesak yang bisa kita lakukan adalah memutus rantai “diam” saat melihat pelecehan terjadi di depan mata kita. Kita perlu membangun solidaritas publik di mana setiap warga menjadi pelindung bagi warga lainnya, bukan hanya menjadi penonton yang memakluminya. Jika kamu melihat teman atau orang di sekitarmu mulai melakukan catcalling jangan ikut tertawa apalagi memberi dukungan moral lewat diammu. Tegurlah secara langsung namun tetap kondusif, karena sering kali pelaku merasa “gagah” hanya karena merasa tindakan mereka dianggap lucu atau lumrah oleh lingkungan tongkrongannya. Perubahan besar selalu dimulai dari percakapan-percakapan kecil yang berani menolak perilaku seksis dan intimidatif.

Selain itu, penting bagi kita untuk menyuarakan edukasi mengenai batasan pribadi dan pemahaman tentang consent atau persetujuan. Kita perlu menanamkan standar baru bahwa eksistensi diri atau kejantanan seseirang tidak diukur dari seberapa banyak orang yang bisa mereka goda di jalanan, melainkan dari seberapa mampu mereka menghargai hak asasi manusia untuk merasa aman. Secara sistemik, kita juga harus mendorong pengelola ruang publik dan pemerintah untuk lebih peka, misalnya dengan menyediakan penerangan jalan yang memadai serta memasang kampanye anti pelecehan yang masif di titik-titik rawan. Ruang publik yang bermartabat bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tapi merupakan hasil kerja keras kita bersama untuk memastikan bahwa siapa pun bisa melangkah di trotoar mana pun dengan kepala tegak, tampa harus dihantui rasa takut akan gangguan verbal yang merendahkan seseorang.


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: catcalling
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Previous Post

Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

Next Post

Dokter Meninggal karena Campak, Alarm Bahaya di Tengah Tren Antivaks

nami simanjuntak

nami simanjuntak

Related Posts

ree

Why Does College Feel More Exhausting Than High School?

24 April 2026
Final round NUDC KDMI 2025

Is everything truly debatable? Why Indonesian Youth Are Losing Their Voice

24 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 23 at 21.32.28

Kegunaan Qris bagi warteg/warung sederhana dan kaitannya dengan sistem informasi manajemen

23 April 2026
Proses belajar di era digital

Murid Serba Instan di Era Digital? Ini Kata Para Pendidik di Semarang

23 April 2026
Next Post
Ilustrasi gejala campak sebagai ancaman kesehatan yang serius (Sumber: rssoemani)

Dokter Meninggal karena Campak, Alarm Bahaya di Tengah Tren Antivaks

c6ddf46b 894d 4cfc 8678 337436690273

KKM 50 UIN Malang Hadirkan Inovasi Jamu Kunyit Bunga Sepatu, Siswa SMPN 1 Singosari Praktik Langsung hingga Hasilkan Produk Herbal

(@BeritaJakarta/Pinterest)

Ujian TKA Sebagai Umpan Balik Metode Mengajar

Pasar tradisional menjadi salah satu ruang hidup bagi pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui transaksi harian antara pedagang dan pembeli, sektor ini berperan penting dalam menjaga perputaran ekonomi lokal serta menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Antara Pemberdayaan dan Realitas Kebijakan: Analisis UMKM di Kabupaten Tulang Bawang pada Era Qudrotul Ikhwan Karyonagoro

IMG 20260424 WA0053

Prioritaskan Ketahanan Pangan Nasional, Kunker Komisi IV DPR RI Di Sulsel Di Apresiasi

Please login to join discussion
Square Media Wanita
Satu Rumah Half Page 002

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Iklan Guest Post

Pintasan

  • Gratis : Cara Kirim Tulisan
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

Baca di Google News

google news siaranberita.com

  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita