BENGKULU – Semangat reformasi birokrasi dan komitmen terhadap pelayanan publik yang bersih kembali ditegaskan melalui kegiatan Pembacaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih yang dilaksanakan oleh jajaran Balai Pemasyarakatan Bengkulu pada Jumat (8/5/2026) pukul 09.00 WIB di Lapangan Upacara Bapas. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Bapas, seluruh petugas piket pagi dan siang, Tim Satopatnal, serta Kaur Umum dan Kaur Kepegawaian beserta tim.
Acara berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir. Diawali dengan pembukaan dan pembacaan naskah ikrar, para petugas berdiri tegap mengikuti setiap kalimat yang diucapkan sebagai simbol komitmen moral untuk menjalankan tugas pemasyarakatan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Momentum pembacaan ikrar ini menjadi pengingat penting bahwa tugas pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan klien pemasyarakatan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Para petugas menandatangani dokumen komitmen sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga marwah institusi.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan internal oleh Tim Satopatnal sebagai bentuk penguatan pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan kerja bersih bukan sekadar seremonial, melainkan tindakan nyata yang berkelanjutan.
Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh disiplin. Kehadiran petugas lintas bidang menunjukkan bahwa integritas merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur organisasi. Dengan mengenakan PDL/PDH lengkap, peserta menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam menjalankan komitmen tersebut.
Kepala Bapas Bengkulu, Aidil Jumidi, dalam tanggapannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
“Bapak Ibu, kita di Bapas diwajibkan melaksanakan Pembacaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih sebagai pengingat bahwa setiap tugas yang kita jalankan harus bebas dari penyimpangan. Integritas adalah fondasi utama pelayanan publik. Saya berharap seluruh jajaran tidak hanya mengucapkan ikrar, tetapi benar-benar mengimplementasikannya dalam setiap aktivitas kerja,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan menuntut pelayanan publik yang profesional. Oleh karena itu, seluruh petugas diharapkan terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga disiplin, serta memperkuat pengawasan internal sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
“Komitmen ini bukan hanya untuk institusi, tetapi untuk masyarakat Bengkulu. Kita ingin memastikan bahwa Bapas hadir sebagai lembaga yang dipercaya, humanis, dan berintegritas,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan pengarahan singkat serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan tekad kolektif. Dengan dilaksanakannya pembacaan ikrar ini, diharapkan seluruh petugas semakin memahami pentingnya budaya kerja yang bersih dan profesional dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Bapas Bengkulu menegaskan bahwa transformasi menuju pelayanan publik yang bersih dan berintegritas terus berjalan. Harapannya, komitmen yang telah diikrarkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan di Bengkulu.(IH)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































