Sleman – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Pesta Rakyat yang diselenggarakan pada Jumat malam (19/6/2026) di lapangan utama Bumi Perkemahan Candi Banyunibo. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus aksi nyata melestarikan berbagai bentuk kebudayaan bagi peserta MAHABAKTI XXXVIII melalui berbagai pertunjukan seni dan kuliner tradisional dari setiap kelurahan.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh sangga kerja yaitu Kak Zize dan Kak Ucup selaku pembawa acara. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan unjuk bakat dari masing-masing kelurahan. Berbagai penampilan ditampilkan dengan penuh antusias, mulai dari pertunjukan bakat dan fashion show hingga penampilan kreatif lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya.
Selama pertunjukan berlangsung, perwakilan dari kelurahan yang tidak sedang tampil mempersiapkan dan mengelola stan kuliner tradisional. Terdapat 8 Stand yang didirikan mengelilingi api unggun. Kehadiran stand-stand tersebut tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan kuliner dan kreativitas dari berbagai macam daerah di Indonesia.
Puncak kemeriahan acara terjadi saat seluruh peserta berkumpul mengelilingi api unggun untuk bernyanyi bersama. Suasana penuh keakraban dan kegembiraan tercipta ketika peserta MAHABAKTI XXXVIII dan seluruh sangga kerja menyatukan suara dalam lagu-lagu sehingga dapat mempererat rasa persaudaraan satu sama lain.

“Seru banget, yang paling berkesan kita bisa mencicipi makanan dari tiap kelurahan dimana itu adalah makanan khas yang beda-beda dari setiap daerah di Indonesia, sembari kumpul dengan teman-teman yang lain. Suasana yang tercipta juga ramai sekaligus akrab sehingga membuat hati senang dan tidak bosan,” ujar Kak Arinda dari perwakilan sangga Pelaksana E.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi terselenggaranya Pesta Rakyat sebagai bagian dari rangkaian MAHABAKTI XXXVIII. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang yang baik bagi para peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal keragaman budaya Indonesia secara lebih dekat.
“Pesta Rakyat ini bukan hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga sarana pembelajaran yang bermakna. Anak-anak belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, menampilkan kreativitas, sekaligus mengenal seni dan kuliner tradisional dari berbagai daerah. Inilah nilai penting yang ingin kita tanamkan melalui MAHABAKTI, bahwa kebersamaan dan keberagaman harus dirawat dengan rasa bangga dan gembira,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pesta Rakyat ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat bagi seluruh siswa kelas 10, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya dan tradisi yang dimiliki masing-masing daerah. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa keragaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan dan persatuan masyarakat. (fra)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































