Books of Hope Project: Audellya Membawa Lebih dari 300 Buku Bacaan Bahasa Inggris dari San Diego ke Jakarta
Jakarta, 29 Juni 2026 – Audellya Ambara Harsono, gadis berusia 12 tahun yang saat ini menjabat sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025, mengadakan aksi sosial bertajuk Books of Hope Project, sebuah gerakan berbagi buku bacaan Bahasa Inggris untuk anak-anak Indonesia.
Dalam proyek ini, Audellya membawa lebih dari 300 buku bacaan berbahasa Inggris dari San Diego, Amerika Serikat, ke Jakarta. Saat ini Audellya sedang menempuh pendidikan di San Diego dan memanfaatkan liburan musim panasnya untuk membawa buku-buku tersebut ke Indonesia agar dapat dinikmati oleh anak-anak yang membutuhkan.
Ide Books of Hope Project berawal dari tiga koper kosong yang ia lihat di garasi rumahnya. Dari situ muncul sebuah pertanyaan sederhana, “ Bagaimana jika koper-koper ini diisi dengan sesuatu yang bisa membawa harapan bagi anak-anak?”
Sejak saat itu, Audellya berinisiatif mengumpulkan buku melalui program donasi.
Pencarian donasi membawanya kepada organisasi nirlaba San Diego Books Project yang dipimpin oleh Sydney Mafong.

Audellya mengirimkan email kepada Sydney untuk menanyakan apakah terdapat buku-buku yang dapat didonasikan kepada anak-anak di Indonesia. Tak lama kemudian, Sydney membalas email tersebut dan dengan senang hati menyumbangkan lebih dari 300 buku bacaan berbahasa Inggris yang masih dalam kondisi sangat baik, bahkan banyak di antaranya tampak seperti baru.
Setelah liburan musim panas tiba, Audellya membawa seluruh buku tersebut dari Amerika Serikat ke Indonesia menggunakan tiga koper yang sebelumnya kosong.
Pada hari Senin, 29 Juni 2026, Books of Hope Project resmi dimulai dengan kunjungan ke Jovin Smart School, sebuah sekolah kolong jembatan di Jakarta Utara. Dalam kunjungan pertamanya, Audellya membagikan lebih dari 120 buku kepada para siswa.

Audellya ditemani oleh kakaknya, Amaryllis Julietta, beserta Regional Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta, Ibu Sri Sintawati dan Bapak Darmawan.
Melihat senyum dan antusiasme anak-anak saat menerima buku-buku tersebut menjadi momen yang sangat berkesan bagi Audellya. Ia berharap buku-buku ini dapat membuka jendela pengetahuan baru sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak usia dini.
Selain membagikan buku, Audellya juga mengajak anak-anak belajar Bahasa Inggris melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan interaktif. Tidak hanya itu, ia juga berbagi pengalaman sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan dengan mengajarkan cara berjalan di atas catwalk serta pentingnya memiliki rasa percaya diri untuk berani bermimpi.

Hingga saat ini, baru sekitar 120 buku yang telah dibagikan. Masih terdapat sekitar 200 buku yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah lain di berbagai daerah agar semakin banyak anak Indonesia dapat merasakan manfaat dari proyek ini.
Audellya berkata, “Saya sangat tidak sabar untuk mengunjungi sekolah-sekolah berikutnya dan membagikan sisa buku-buku Bahasa Inggris yang saya bawa dari Amerika. Saya berharap buku-buku ini bisa memotivasi lebih banyak anak Indonesia untuk mencintai membaca, belajar Bahasa Inggris, dan memperluas wawasan mereka.
“Buku-buku berbahasa Inggris tidak selalu mudah dijangkau karena harganya relatif mahal di Indonesia. Karena itu, saya sangat bersyukur mendapatkan donasi buku-buku yang kualitasnya masih sangat bagus untuk dibagikan kepada anak-anak yang membutuhkan,” tutur Audellya.
“Saya juga percaya bahwa membaca menggunakan buku fisik memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan membaca secara digital. Tentu keduanya memiliki kelebihan masing-masing, tetapi bagi anak-anak, buku fisik terasa lebih menarik karena bisa dipegang, dibuka lembar demi lembar, dan membuat mereka lebih fokus serta menikmati proses membaca. Saya berharap semakin banyak anak Indonesia yang jatuh cinta pada buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari,” ujar Audellya.
Melalui Books of Hope Project, Audellya berharap setiap buku yang dibagikan dapat menjadi awal dari mimpi-mimpi besar anak Indonesia. Baginya, sebuah buku bukan sekadar kumpulan halaman, melainkan jendela menuju dunia yang lebih luas serta harapan akan masa depan yang lebih cerah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































