Selama menjalani program Asistensi Mengajar selama tiga bulan di SD Negeri 060887 Medan Sunggal, saya melihat bahwa sekolah belum memiliki guru Bimbingan dan Konseling (BK). Tugas memberikan bimbingan kepada siswa masih dilakukan oleh wali kelas. Padahal, di beberapa kelas, seperti kelas IV dan VI, terdapat siswa yang memerlukan perhatian dan pendampingan khusus dalam hal perilaku, kedisiplinan, maupun perkembangan emosional.
Menurut pandangan saya, keberadaan guru BK di sekolah dasar sangat diperlukan. Guru BK dapat membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan yang mereka hadapi, sekaligus mendukung pembentukan karakter, pengendalian diri, dan perkembangan sosial mereka. Dengan demikian, wali kelas juga dapat lebih fokus pada kegiatan pembelajaran.
Harapan saya, ke depan setiap sekolah dasar dapat memiliki guru BK sehingga layanan bimbingan dan konseling dapat diberikan secara lebih optimal. Saya juga berharap adanya kerja sama yang baik antara guru BK, wali kelas, orang tua, dan pihak sekolah agar setiap siswa memperoleh pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya serta dapat berkembang menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter baik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































