Weleri, 23 Juli 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, SMA Negeri 1 Weleri mengambil langkah strategis dalam pembentukan karakter siswa yang peduli lingkungan. Melalui upacara bendera yang khidmat, Kepala SMA Negeri 1 Weleri, Moh. Dulsalam, S.Pd., M.Pd., yang diwalili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, secara resmi mengukuhkan 76 siswa sebagai Kader Adiwiyata untuk masa bakti 2026/2027.
Pelaksanaan pengukuhan ini sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah yang mengimbau agar momentum Hari Anak Nasional dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, kampanye, dan partisipasi anak. Kegiatan ini melibatkan siswa secara langsung dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang sejalan dengan salah satu visi sekolah mewujudkan murid berwawasan lingkungan, sekolah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan hak partisipasi mereka dalam menjaga masa depan bumi yang lebih baik.

Sebanyak 76 siswa yang terpilih dari berbagai kelas ini dibagi ke dalam beberapa seksi bidang dengan tugas spesifik yakni mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan hidup, seperti sekbid Kebersihan dan Sanitasi yang bertugas memantau drainase dan memastikan fasilitas sanitasi sekolah tetap bersih, Sekbid Pengelolaan Sampah yang Bertanggung jawab atas pemilahan sampah, mengelola bank sampah/kompos, serta mengampanyekan gerakan bebas plastik, Sekbid Keanekaragaman Hayati (Pemeliharaan Pohon dan Tanaman) yang fokus pada perawatan tanaman, pembibitan, dan penambahan vegetasi di area sekolah, sekbid Konservasi Air bertugas memastikan penggunaan air yang efisien dan pemanfaatan limbah air bekas untuk keperluan penyiraman, sekbid Konservasi Energi bertanggung jawab melakukan aksi hemat energi seperti mematikan listrik yang tidak perlu dan memasang stiker pengingat.
Pembentukan Kader Adiwiyata ini merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.52 dan P.53 Tahun 2019. Kepala SMA Negeri 1 Weleri berharap agar para kader yang dipimpin oleh Grenndy Satrio Aji sebagai ketua, dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan suasana sekolah yang ramah lingkungan.
Langkah ini membuktikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata dalam membekali generasi muda dengan kesadaran ekologis demi kelestarian lingkungan hidup di masa depan
Penulis : Devika Herfianingtyas, S.Pd., Gr., M.Psi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































