BATANG –
BATANG – Setiap desa memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Begitu pula dengan Desa Simbangdesa, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, yang memiliki berbagai potensi lokal serta fasilitas yang tersebar di beberapa wilayah.
Namun, informasi mengenai wilayah dan potensi tersebut belum seluruhnya terdokumentasi dalam satu media yang mudah diakses. Hasil survei tim KKN juga menemukan bahwa peta administratif yang digunakan masih menggunakan data lama, sehingga diperlukan pembaruan agar informasi wilayah lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tahun 2026 menyusun program “Penguatan Identitas Desa Simbangdesa melalui Pemetaan Wilayah dan Dokumentasi Profil Desa Berbasis Potensi Lokal.”
Program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan peta, tetapi juga mengumpulkan berbagai informasi mengenai desa untuk disusun menjadi Booklet Profil Desa Simbangdesa.
Proses penyusunan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan. Mahasiswa mengamati wilayah, mendokumentasikan berbagai lokasi, mengumpulkan informasi dari perangkat desa dan masyarakat, serta mencatat fasilitas dan potensi yang ditemukan.
Fasilitas publik menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam pemetaan. Sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, kantor desa, jalan, dan berbagai fasilitas lainnya dapat membantu masyarakat mengenali wilayahnya dengan lebih mudah.
Selain itu, potensi lokal seperti UMKM, kegiatan sosial, pertanian, budaya, hingga kelembagaan masyarakat juga menjadi bagian dari informasi yang dihimpun untuk melengkapi profil desa.
Mapping the village, one place at a time.
Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya melihat Simbangdesa sebagai sebuah wilayah di atas peta. Setiap lokasi yang dicatat memiliki fungsi dan cerita masing-masing dalam kehidupan masyarakat.
Pemetaan wilayah kemudian dipadukan dengan dokumentasi profil desa. Informasi yang sebelumnya tersebar dikumpulkan dan disusun kembali agar lebih mudah dipahami.
Salah satu bagian yang dikembangkan adalah informasi mengenai fasilitas publik. Data lokasi dan persebaran fasilitas tersebut disusun sebagai basis data spasial yang dapat mendukung pemetaan wilayah sekaligus penyajian informasi profil desa.
Bagi masyarakat, informasi semacam ini dapat membantu mengenali lokasi dan fasilitas yang tersedia di lingkungan mereka. Bagi pemerintah desa, data yang lebih tertata dapat menjadi bahan pendukung dalam melihat kondisi wilayah dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Di titik ini, pemetaan bukan hanya soal garis batas dan titik lokasi. It is also about making information easier to understand.
Hasil pengumpulan data kemudian dikembangkan menjadi Booklet Profil Desa Simbangdesa dalam bentuk cetak dan digital.
Booklet tersebut memuat informasi mengenai desa, potensi lokal, fasilitas, serta berbagai informasi pendukung lainnya. Penyusunannya dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pengolahan informasi, desain visual, hingga validasi bersama pemerintah desa.
Dengan adanya booklet, informasi mengenai Simbangdesa tidak hanya tersimpan dalam bentuk data, tetapi juga dapat disajikan dalam bentuk yang lebih ringkas dan mudah dibaca.
Mulai dari masyarakat desa, pemerintah desa, hingga pihak luar yang ingin mengenal Simbangdesa dapat menggunakan booklet tersebut sebagai salah satu sumber informasi mengenai desa.
Penyusunan peta dan booklet ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Desa Simbangdesa. Potensi yang dimiliki desa tidak hanya perlu dikembangkan, tetapi juga perlu dikenali dan didokumentasikan dengan baik.
Data mengenai wilayah, fasilitas publik, kegiatan masyarakat, serta potensi lokal dapat menjadi informasi pendukung dalam melihat kondisi desa dan perencanaan pembangunan. Hal tersebut sejalan dengan fungsi data potensi desa yang juga mencakup gambaran wilayah, infrastruktur, dan potensi desa sebagai informasi untuk berbagai kebutuhan pembangunan.
Bagi mahasiswa KKN, proses ini menjadi pengalaman untuk melihat bagaimana informasi di tingkat desa dikumpulkan, diolah, dan kemudian disampaikan kembali kepada masyarakat.
Tetapi mencoba membuat informasi tentang Simbangdesa menjadi lebih rapi, mudah ditemukan, dan mudah dipahami.
Good information helps people know their village better.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap peta dan Booklet Profil Desa Simbangdesa dapat menjadi media informasi yang dapat terus dimanfaatkan setelah kegiatan KKN selesai, sekaligus membantu memperkenalkan potensi dan karakter Desa Simbangdesa kepada masyarakat yang lebih luas.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































