Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta menggelar pembinaan guru sekaligus finalisasi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 di aula madrasah, Jumat (14/8/2026). Kegiatan menghadirkan Pengawas Madrasah Aliyah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Evi Effrisanti, S.TP.
Evi menegaskan, peningkatan mutu madrasah ditopang oleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman, perbaikan berkelanjutan, serta dukungan terhadap kesejahteraan psikologis warga madrasah.
“Guru harus merasa aman menyampaikan capaian murid dan rekomendasi perbaikan. Murid juga perlu merasa aman untuk mencoba tanpa takut disalahkan,” ujarnya.
Menurut Evi, evaluasi internal diperlukan untuk memetakan kondisi nyata layanan pendidikan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, menentukan prioritas perbaikan, serta menjadi dasar penyusunan program dan anggaran madrasah.

Ia juga menjelaskan keterkaitan Sulingjar dengan empat komponen akreditasi, yakni kinerja guru, kepemimpinan kepala madrasah, iklim lingkungan belajar, dan kualitas lulusan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., meminta para guru menjadikan pembinaan sebagai ruang refleksi dan peningkatan kompetensi, bukan sekadar kegiatan administratif.
“Guru harus terus belajar, adaptif, dan kreatif agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada murid,” tegas Edi.
MAN 1 Yogyakarta, lanjutnya, berkomitmen mengembangkan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, karakter, dan kemandirian murid.
Kegiatan ditutup dengan sesi berbagi pengalaman dan tanya jawab mengenai evaluasi serta peningkatan mutu pembelajaran di madrasah. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































