Agam – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 menyusun Peta Kerentanan Tanah di Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Program kerja ini bertujuan menyediakan informasi spasial sebagai dasar mitigasi bencana sekaligus mendukung perencanaan pembangunan wilayah yang lebih aman dan berkelanjutan.
Penyusunan peta dilatarbelakangi oleh pentingnya ketersediaan informasi mengenai tingkat kerentanan wilayah terhadap potensi gerakan tanah dan longsor. Mengingat Nagari Garagahan memiliki karakteristik wilayah berupa dataran dan perbukitan, pemetaan ini diharapkan dapat membantu pemerintah nagari dan masyarakat mengenali daerah yang memerlukan perhatian lebih dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengumpulan data geospasial, serta berdiskusi dengan Pemerintah Nagari dan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi fisik wilayah serta riwayat kejadian bencana. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik overlay berbagai parameter, yaitu kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, dan curah hujan.
Data yang digunakan berasal dari Tanah Air Indonesia (BIG), Ina-Geoportal, dan data curah hujan CHIRPS yang kemudian diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan peta kerentanan tanah.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Nagari Garagahan memiliki empat tingkat kerentanan tanah, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Pada peta, setiap tingkat kerentanan dibedakan berdasarkan warna, yaitu hijau tua untuk kerentanan rendah, hijau muda untuk kerentanan sedang, oranye untuk kerentanan tinggi, dan merah untuk kerentanan sangat tinggi. Klasifikasi tersebut memberikan gambaran mengenai wilayah yang relatif aman maupun wilayah yang memerlukan perhatian lebih dalam perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana.
Peta ini diharapkan menjadi salah satu dokumen pendukung Pemerintah Nagari Garagahan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari (RPJM Nagari), penentuan lokasi pembangunan infrastruktur, penataan ruang, serta pelaksanaan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Selain itu, keberadaan peta dapat membantu pengambilan keputusan agar pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan wilayah sehingga risiko bencana dapat diminimalkan.
Wali Nagari Garagahan mengapresiasi penyusunan Peta Kerentanan Tanah yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang Tahun 2026. Menurutnya, peta tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu acuan dalam perencanaan pembangunan, penataan ruang, serta upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di Nagari Garagahan.
Setelah seluruh proses analisis selesai, peta dicetak dalam ukuran besar dan dipasang di Kantor Nagari Garagahan agar dapat diakses oleh masyarakat, perangkat nagari, maupun pihak terkait sebagai media informasi kebencanaan.
Ketua Kelompok KKN Universitas Negeri Padang Tahun 2026 di Nagari Garagahan, Randrata, mengatakan bahwa penyusunan peta ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan berbasis mitigasi bencana.
“Kami berharap peta ini dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah nagari dalam menyusun program pembangunan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana,” ujar Randrata.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang Tahun 2026 berharap Peta Kerentanan Tanah dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai dokumen pendukung pengurangan risiko bencana di Nagari Garagahan. Kehadiran peta ini diharapkan mampu membantu pemerintah nagari dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di masa mendatang.
Penulis: Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang Tahun 2026 Posko Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































