Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 1 Yogyakarta. Dua murid kelas XII F, Nabielah Nihlatul Maula dan Muhammad Farrel Rizky Setiawan, yang tergabung dalam Tim AYBE, berhasil lolos Tahap II Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026 Tingkat Nasional pada bidang Teknologi Digital. Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi dan semangat kewirausahaan murid MAN 1 Yogyakarta mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam kompetisi tersebut, Tim AYBE mengembangkan inovasi bertajuk Mitra Sigap, sebuah platform digital berbentuk marketplace jasa lokal yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menemukan penyedia jasa tepercaya di sekitar mereka secara cepat, mudah, dan praktis. Aplikasi ini juga diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi para pekerja jasa lokal untuk menjangkau calon pelanggan.
Nabielah menjelaskan bahwa ide Mitra Sigap lahir dari kepedulian terhadap persoalan yang sering ditemui di masyarakat. Banyak orang membutuhkan bantuan jasa yang terpercaya, namun kesulitan menemukan penyedia jasa yang sesuai. Sebaliknya, banyak penyedia jasa memiliki kemampuan, tetapi belum memiliki akses pasar yang memadai.
“Melalui Mitra Sigap, kami ingin menghadirkan solusi yang dapat mempertemukan masyarakat dengan penyedia jasa lokal secara lebih mudah, aman, dan terpercaya. Harapannya, platform ini tidak hanya menjadi proyek perlombaan, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkap Nabielah.
Keikutsertaan dalam FIKSI didorong oleh keinginan mereka untuk menguji kelayakan ide bisnis yang telah dirancang sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi. Menurut Nabielah, FIKSI menjadi wadah yang sangat berharga untuk belajar membangun sebuah usaha berbasis inovasi serta memperoleh masukan dari para praktisi dan juri yang berpengalaman.
Perjalanan menuju tahap nasional pun tidaklah singkat. Tim AYBE memulai proses dengan menyusun konsep bisnis, proposal usaha, hingga rencana pengembangan aplikasi. Setelah seluruh dokumen dikirimkan, mereka mengikuti seleksi administrasi dan kurasi karya tingkat nasional hingga akhirnya dinyatakan lolos ke Tahap II. Saat ini, keduanya tengah mempersiapkan prototipe aplikasi dan materi presentasi untuk menghadapi babak final.
“Tantangan terbesar selama proses ini adalah membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah dengan persiapan lomba. Namun, semua usaha tersebut terbayar ketika kami dinyatakan lolos ke tahap nasional. Kami belajar banyak tentang kerja sama tim, kemampuan memecahkan masalah, dan pola pikir kewirausahaan,” tutur Nabielah.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Tim AYBE.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan Nabielah dan Farrel yang berhasil lolos ke Tahap II FIKSI 2026 Tingkat Nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta memiliki kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Semoga mereka dapat memberikan hasil terbaik pada babak final dan menginspirasi murid lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, serta berani menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Edi Triyanto. (mzs)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































