Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis, tetapi juga mampu memahami informasi secara kritis, logis, dan reflektif. Literasi membaca tidak lagi sebatas kemampuan mengenali huruf atau kata, tetapi mencakup kemampuan memahami isi bacaan, menganalisis struktur teks, serta mengevaluasi informasi yang terkandung di dalamnya. Tantangan tersebut semakin terlihat dari hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% siswa Indonesia belum mencapai level minimum dalam memahami dan mengevaluasi teks bacaan.
Permasalahan literasi juga ditemukan berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan guru di sekolah mitra. Kemampuan literasi siswa masih tergolong rendah, yang ditunjukkan melalui rendahnya minat baca, keterbatasan kemampuan memahami isi bacaan, serta kesulitan siswa dalam menyimpulkan teks sederhana. Sekitar 60–70% siswa belum mencapai kompetensi literasi sesuai dengan tingkat kelasnya. Selain itu, kegiatan membaca di sekolah masih terbatas pada penggunaan buku teks dan belum didukung oleh program literasi yang terstruktur, rutin, dan berkelanjutan.
Permasalahan juga ditemukan pada pelaksanaan literasi oleh guru. Guru masih cenderung menggunakan metode konvensional, belum maksimal mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran, serta masih terbatas dalam menerapkan strategi literasi inovatif.
Berpijak pada temuan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul GELORA: Gerakan Literasi Kolaboratif melalui Edukasi Komunitas dan Pendampingan Guru SD untuk Meningkatkan Literasi Siswa di Desa Sungai Pinang dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi PGSD FKIP Universitas Sriwijaya yang diketuai oleh Fahmi Surya Adikara, M.Pd., yang beranggotakan Dr. Esti Susiloningsih, M.Si., Dr. Makmum Raharjo, M.Sn., Dwi Cahaya Nurani, M.Pd., Nabilah Mansur, M.Pd., Tine, M.T., Ph.D., dan Dr. Ruri Tria Astika, M.Pd. pada tanggal 8 Agustus 2026 di SD Negeri 12 Rambutan, Jalan Sederhana, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan peserta yang merupakan guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran literasi yang inovatif, mengembangkan program literasi kelas yang terstruktur, membentuk komunitas belajar guru, serta meningkatkan kemampuan literasi siswa. Program ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan Prof. Dr. Siti Dewi Maharani, M.Pd. selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat Prodi PGSD, dilanjutkan sambutan Dr. Esti Susiloningsih, S.Pd., M.Si. selaku Koordinator Program Studi PGSD, serta sambutan Ibu Ir. Netta Indian, S.P. selaku Wakil Bupati Banyuasin.
Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemberian plakat kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin oleh Koordinator Program Studi PGSD, Dr. Esti Susiloningsih, S.Pd., M.Si., yang pada kegiatan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Banyuasin. Setelah itu, dilakukan foto bersama jajaran dosen, mahasiswa, dan seluruh peserta pengabdian yang terdiri atas guru-guru sekolah dasar di Banyuasin. Setelah rangkaian pembukaan selesai, peserta diarahkan menuju ruang kegiatan pengabdian untuk mengikuti kegiatan inti.

Kegiatan inti diawali dengan pembukaan singkat dan pretest untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi oleh Ketua Tim Pengabdian, Fahmi Surya Adikara, M.Pd., mengenai GELORA sebagai gerakan literasi kolaboratif dalam membangun budaya literasi yang kuat, bersama, dan berkelanjutan. Materi membahas pentingnya literasi sebagai fondasi proses belajar, kondisi literasi di sekolah, pentingnya gerakan literasi kolaboratif, serta tahapan GELORA yang mengarahkan guru dari komunitas belajar menuju implementasi nyata di kelas.
Pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan presentasi kelompok. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok . Setiap kelompok kemudian mengerjakan Kanvas Program Literasi Sekolah (KPLS) berdasarkan kondisi sekolah masing-masing. KPLS merupakan alat perencanaan yang membantu guru merancang kegiatan literasi secara terstruktur, terukur, dan bermakna, mulai dari tujuan, strategi, hingga evaluasi. Setelah selesai, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil KPLS yang telah disusun. Presentasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian tanggapan dari kelompok lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan posttest sebagai bagian dari evaluasi setelah peserta mengikuti rangkaian kegiatan. Materi GELORA juga menekankan rencana tindak lanjut melalui penerapan KPLS di kelas, proses dan hasil pelaksanaan, serta berbagi perkembangan dengan rekan sejawat. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara diakhiri dengan foto bersama Ketua Tim Pengabdian Fahmi Surya Adikara, dosen, mahasiswa, dan peserta.
Program GELORA diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan literasi di sekolah melalui komunitas belajar guru dan pengelolaan program literasi yang lebih terstruktur. Program ini mencakup Program Literasi Sekolah Berbasis Komunitas Guru (PLS-KG) dan Sistem Manajemen Program Literasi Sekolah (SIMPEL-LIT) sebagai bagian dari upaya penguatan program literasi di sekolah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah dalam membangun budaya literasi sekolah yang terencana dan berkelanjutan. Dengan adanya program literasi yang disusun dan dikelola secara sistematis, kegiatan literasi diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi dapat terus diterapkan dan dikembangkan di lingkungan sekolah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































