BANJARNEGARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kelompok 061 Desa Karanganyar melaksanakan program kerja di bidang kesehatan melalui edukasi pencegahan stunting dan pelatihan pembuatan puding berbahan daun kelor dan jambu biji.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) di Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Program ini diikuti oleh 22 ibu yang memiliki balita di wilayah Desa Karanganyar.
Program kerja KKN UMP Kelompok 061 tersebut mengangkat pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai salah satu alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita. Pemilihan daun kelor dan jambu biji dilakukan karena kedua bahan tersebut mudah ditemukan di lingkungan masyarakat sekaligus memiliki kandungan gizi yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi anak.
Kegiatan diawali dengan edukasi kepada para ibu balita mengenai stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta pentingnya memberikan nutrisi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Setelah sesi edukasi, mahasiswa KKN UMP Kelompok 061 mengajak peserta mengikuti praktik langsung pembuatan puding kelor-jambu biji. Peserta diawali dengan tahapan pengolahan mulai dari persiapan bahan, penghalusan daun kelor dan jambu biji, pencampuran bahan, proses pemasakan hingga pengemasan puding.
“Melalui program kerja ini, kami ingin memberikan edukasi sekaligus keterampilan yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Kami memilih daun kelor dan jambu biji karena keduanya mudah ditemukan di sekitar Desa Karanganyar dan dapat diolah menjadi makanan yang lebih menarik bagi balita,” ujar Mahara Ajyalisahwi Kazuhrah, mahasiswa KKN UMP Kelompok 061.

Menurut tim pelaksana, kegiatan tidak hanya diarahkan pada pemberian makanan, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu balita agar mampu membuat makanan tambahan secara mandiri di rumah.
Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan respon positif dari peserta. Seluruh peserta atau 100 persen ibu balita memahami manfaat gizi daun kelor dan jambu biji setelah mengikuti edukasi. Sementara itu, sebanyak 82 persen peserta menyatakan menyukai rasa dan tampilan puding yang dibuat.
Sebanyak 86 persen peserta juga meyakini puding kelor-jambu biji berpotensi disukai oleh balita mereka ketika dibuat kembali di rumah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada saat pelaksanaan KKN saja. Ibu-ibu yang mengikuti pelatihan dapat menyebarkan kembali pembuatan puding ini di rumah dan mengembangkan variasi makanan Bergizi lainnya dengan memanfaatkan bahan pangan yang ada di sekitar,” tambah Najmah Tsabitah Haffaf, mahasiswa KKN UMP Kelompok 061.
Dalam pelaksanaannya, tim juga menemukan sejumlah kendala, salah satunya masih adanya rasa khas daun kelor yang dirasakan oleh sebagian peserta. Dari 22 peserta, sebanyak empat orang atau 18 persen menyatakan masih merasakan aftertaste kelor pada produk.
Meski begitu, kombinasi jambu biji yang dinilai mampu membantu menyamarkan rasa khas kelor. Perpaduan warna hijau dari kelor dan merah muda dari jambu biji juga membuat tampilan puding menjadi lebih menarik.
Program kerja tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMP Kelompok 061 dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pelajar, pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya gizi balita.
Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, KKN UMP Kelompok 061 berharap masyarakat Desa Karanganyar dapat memiliki alternatif makanan tambahan yang praktis, terjangkau, dan dapat dibuat secara mandiri di rumah.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat KKN UMP yang menempatkan mahasiswa sebagai mitra masyarakat untuk mengidentifikasi potensi lokal dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































