Mahasiswa KKN Kelompok 90 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan kegiatan edukasi perlindungan diri bagi anak-anak Sekolah Dasar pada Minggu, 02 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh delapan peserta (lima anak laki-laki dan tiga anak perempuan) dan bertujuan membekali anak dengan kemampuan mengenali batasan tubuh, mengenali bentuk-bentuk pelecehan, serta menguatkan keterampilan merespons dan melaporkan apabila menghadapi situasi yang mengancam keselamatan pribadi.
Kegiatan edukasi dilaksanakan secara interaktif di Sekretariat Dusun Sempon dengan pendekatan yang komunikatif, menyenangkan, dan sesuai perkembangan anak. Pembukaan materi difokuskan pada pengenalan anggota tubuh dan batasan pribadi, dilanjutkan dengan sesi menyanyi yang membantu anak-anak mengingat bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh disentuh.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian bentuk-bentuk pelecehan dan studi kasus yang mengajak peserta memahami potensi risiko di lingkungan rumah, sekolah, dan ruang publik melalui simulasi situasi nyata. Selanjutnya dilaksanakan pelatihan langkah praktis penyelematan diri dan pelaporan, di mana anak-anak dibekali strategi bertindak cepat ketika merasa terancam, mulai dari cara menolak secara tegas, mengekspresikan penolakan melalui suara keras untuk menarik perhatian sekitar, mengambil jarak aman dari pelaku, hingga mengidentifikasi dan menghubungi orang dewasa tepercaya (safe adults) seperti orang tua atau guru.
Sebagai metode pembelajaran yang lebih mudah dicerna, fasilitator menghadirkan permainan edukatif “Game Sentuhan Baik dan Buruk” (Permainan Tempel Warna) untuk mengajarkan konsep area tubuh menggunakan indikator warna: merah untuk area sensitif yang tidak boleh disentuh, kuning untuk area yang memerlukan kewaspadaan atau bergantung konteks, dan hijau untuk area yang boleh disentuh secara wajar. Kegiatan ditutup dengan sesi pengulangan materi untuk memastikan pemahaman dan penguatan informasi sehingga anak-anak dapat mengingat dan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri yang telah dipelajari.

Kegiatan berjalan dinamis dengan interaksi dua arah yang tinggi. Para peserta aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi kasus, dan berpartisipasi dalam permainan edukatif dengan penuh antusiasme. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberanian, fasilitator memberikan penghargaan kepada peserta yang menunjukkan keterlibatan aktif.
Edukasi ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi upaya perlindungan anak di Dusun Sempon, meningkatkan kewaspadaan, mendorong keberanian anak untuk melindungi diri, serta menumbuhkan sikap saling menghormati terhadap batasan pribadi. Pelaksanaan program ini juga membuka ruang bagi komunitas setempat untuk terus mendukung pembelajaran perlindungan anak sejak usia dini.
Untuk informasi lebih lanjut, konfirmasi, atau permintaan wawancara, silakan hubungi:
[Instagram: @semponjourney] — [Email: semponjourney@gmail.com]
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































