Yogyakarta – Hanya dikerjakan dalam waktu dua hari, video tiga murid MAN 1 Yogyakarta, Hangger Bagus Pradipta (XII D), Habib Arroyan (XII G), dan Rafie Adelio Putra (XII F), berhasil meraih Juara III Lomba Video Kreatif Akses Keuangan Tahun 2026 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (7/8/2026). Dengan waktu produksi yang sangat mepet, ketiganya mampu menunjukkan kreativitas, kerja sama, dan semangat untuk menghasilkan karya terbaik.
Didampingi Dewi Sulistyowati, S.Pd., salah satu guru MAN 1 Yogyakarta, ketiganya berhasil mengharumkan nama MAN 1 Yogyakarta dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) DIY. Lomba yang ditujukan bagi pelajar SMA/MA/SMK sederajat se-DIY tersebut mengangkat tema “Literasi Keuangan Terjaga untuk Masa Depan Bahagia”, dengan subtema antara lain kecerdasan menabung ala Gen Z, kemudahan transaksi digital, investasi di pasar modal, serta kewaspadaan terhadap pinjaman online dan judi online.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut Edi, prestasi ini menunjukkan kreativitas dan keberanian murid dalam memanfaatkan media digital secara positif. “Luar biasa! Mereka telah menunjukkan kreativitas, kerja sama, dan keberanian untuk mengambil kesempatan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi, dan membawa nama baik MAN 1 Yogyakarta ke tingkat lebih luas,” kata Edi.

Keikutsertaan ketiganya bermula ketika bidang Kesiswaan membagikan informasi perlombaan. Tema yang menarik dan dekat dengan kehidupan generasi muda mendorong mereka untuk mencoba. “Setelah membaca ketentuannya, kami merasa lombanya menarik dan cukup simpel karena membuat video tentang keuangan digital. Akhirnya kami memutuskan untuk mendaftarkan diri dan segera membuat video,” ungkap Hangger, salah satu anggota tim.
Batas pengumpulan karya pada 20 Juli 2026 pukul 15.00 WIB membuat ketiga murid kelas XII ini harus berpacu dengan waktu. Karena kesibukan masing-masing, mereka baru mengerjakan video secara intensif sekitar H-2. Dalam waktu dua hari tersebut, ketiganya menyusun script, menentukan alur, melakukan pengambilan gambar di lingkungan madrasah dan di rumah Rafie, salah satu anggota tim. Setelah itu, mereka melakukan editing bersama-sama dan mengunggah karya ke Instagram.
Kerja keras tersebut akhirnya berbuah manis. Pada 5 Agustus 2026, mereka menerima pesan dari panitia yang mengabarkan bahwa karya mereka berhasil meraih Juara III. Kabar itu disambut bahagia sekaligus tidak percaya karena mereka menilai karya dari kontingen lain juga tidak kalah menarik.“Kami sangat bahagia dan tidak menyangka bisa menang karena karya dari kontingen lain juga keren-keren. Alhamdulillah, kami bisa membawa dan menjunjung nama MAN 1 Yogyakarta,” ungkap Hangger mewakili kedua rekannya.
Bagi Hangger, Habib, dan Rafie, kemenangan ini menjadi pengalaman berharga bahwa waktu yang mepet bukan alasan untuk melewatkan kesempatan. Dari karya yang dikerjakan dalam dua hari, lahir prestasi yang membawa nama MAN 1 Yogyakarta ke tingkat DIY. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































