Gresik, 12 Juli 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan Program Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa kegiatan Bank Sampah di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Minggu, 12 Juli 2026. Program ini ditujukan kepada masyarakat Desa Asempapak sebagai mitra utama dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, edukasi, serta pendampingan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan sistem bank sampah. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yaitu di lingkungan rumah tangga. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa pengelolaan sampah yang dilakukan secara benar tidak hanya mampu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Dalam sesi sosialisasi, tim PKM memperkenalkan konsep dan mekanisme operasional bank sampah sebagai salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan di tingkat desa. Masyarakat memperoleh penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang dapat dipilah, khususnya sampah anorganik seperti botol plastik, tata cara pengumpulan, hingga proses penyaluran sampah yang memiliki nilai jual. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pendampingan secara langsung agar lebih memahami tahapan pengelolaan bank sampah dan mampu menerapkannya secara mandiri.
Pelaksanaan program diawali dengan mengajak masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah masing-masing. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis kemudian dikumpulkan melalui sistem bank sampah untuk selanjutnya dikelola sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama. Dengan adanya sistem tersebut, volume sampah yang dibuang ke lingkungan diharapkan dapat berkurang, kebersihan desa menjadi lebih terjaga, serta masyarakat memperoleh tambahan manfaat ekonomi dari hasil penjualan sampah yang telah dipilah.
Program Teknologi Tepat Guna Bank Sampah ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berupaya menghadirkan solusi yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan sampah di lingkungan masyarakat. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Masyarakat Desa Asempapak memberikan respons yang sangat positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Para peserta menyampaikan bahwa materi yang diberikan mudah dipahami karena disampaikan secara komunikatif dan disertai contoh penerapan secara langsung. Mereka juga mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah serta memahami bahwa sampah, khususnya botol plastik, masih memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik melalui sistem bank sampah.
Ke depan, masyarakat berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga program bank sampah dapat berkembang menjadi kegiatan rutin yang dikelola oleh warga. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Asempapak.
Narahubung:
Ardi Tias Angriawan Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































