Yogyakarta – Komitmen MAN 1 Yogyakarta dalam membangun budaya akademik berbasis riset terus diwujudkan melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan peluncuran Jurnal Ulil Albab. Journal of Multidisciplinary Studies ini diresmikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., Kamis (9/7/2026), di Exclusive Meeting Room BSI KC Yogyakarta Sudirman. Peluncuran ini menjadi tonggak baru bagi madrasah dalam memperkuat tradisi penelitian, penulisan ilmiah, dan publikasi akademik yang inklusif serta berkelanjutan.
Jurnal Ulil Albab merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh MAN 1 Yogyakarta sebagai wadah publikasi bagi murid, guru dan praktisi untuk mengembangkan budaya riset. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendorong tumbuhnya budaya riset sejak jenjang SMA dengan tetap mengedepankan standar akademik, proses telaah sejawat (peer review), dan prinsip akses terbuka (open access).
Jutnal ini direncanakan terbit dua kali dalam setahun, yaitu setiap Januari dan Juli. Jurnal Ulil Albab menerima artikel dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari pendidikan, ilmu sosial dan humaniora, studi keislaman, sains dan teknologi, kesehatan, lingkungan, ekonomi dan bisnis, teknik, hingga kajian interdisipliner yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan masyarakat.

Prosesi peluncuran berlangsung khidmat bertepatan dengan Rapat Kerja MAN 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2026/2027. Selain Kakanwil Kemenag Kota DIY, hadir pula dalam acara tersebut Ketua Komite MAN 1 Yogyakarta Hazwan Iskandar Jaya, S.P., M.Ed., CMT., ASEAN Eng., serta seluruh civitas MAN 1 Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ahmad Shidqi memberikan apresiasi atas langkah MAN 1 Yogyakarta menghadirkan jurnal ilmiah multidisiplin. Menurutnya, madrasah masa kini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang berprestasi, tetapi juga menjadi pusat lahirnya gagasan, inovasi, dan penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Budaya akademik tidak akan tumbuh tanpa budaya membaca, meneliti, dan menulis. Saya berharap Jurnal Ulil Albab menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi guru, murid, dosen, peneliti, maupun praktisi untuk menghadirkan karya-karya terbaiknya,” ungkap Shidqi.
Shidqi menambahkan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah lembaga pendidikan. Kehadiran Jurnal Ulil Albab, menurutnya, menunjukkan bahwa madrasah mampu mengambil peran yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan melalui publikasi karya-karya akademik yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peluncuran Jurnal Ulil Albab merupakan bagian dari visi madrasah dalam membangun generasi ulil albab yaitu generasi yang unggul dalam intelektualitas sekaligus kuat dalam nilai-nilai spiritual. Melalui jurnal ini, MAN 1 Yogyakarta ingin menumbuhkan budaya akademik yang hidup dengan mendorong guru, murid, dan seluruh warga madrasah untuk aktif melakukan penelitian, menulis, serta membagikan gagasan dan inovasi melalui publikasi ilmiah. “Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga meneliti. Murid tidak hanya belajar, tetapi juga dilatih berpikir kritis dan menghasilkan karya ilmiah. Kami berharap Jurnal Ulil Albab menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem akademik yang produktif sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan berbagai institusi pendidikan,” ujar Edi.
Peluncuran Jurnal Ulil Albab diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak karya ilmiah yang berkualitas dari lingkungan madrasah. Melalui jurnal ini, MAN 1 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya riset, memperkuat tradisi literasi akademik, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































