JAKARTA, 15 Agustus 2026 — Rasa mual, kembung, atau tidak nyaman di perut setelah olahraga berat kerap dianggap sebagai kondisi biasa. Tak sedikit orang kemudian memilih obat masuk angin herbal untuk meredakannya. Namun, respons tersebut sebaiknya tidak dilakukan secara otomatis.
Pada pelari, pesepeda, maupun orang yang baru menjalani aktivitas fisik berintensitas tinggi, gangguan pencernaan dapat berkaitan dengan perubahan aliran darah, suhu tubuh, kecukupan cairan, hingga pola makan selama berolahraga.
Konsensus Sports Dietitians Australia dan Ultra Sports Science Foundation menjelaskan bahwa aktivitas fisik dapat memengaruhi fungsi saluran pencernaan. Risiko keluhan meningkat ketika olahraga dilakukan dalam durasi panjang, dengan intensitas tinggi, atau di tengah cuaca panas.
Saat tubuh bekerja keras, aliran darah lebih banyak diarahkan menuju otot yang aktif sekaligus membantu proses pengaturan suhu. Kondisi tersebut dapat memengaruhi saluran cerna dan memunculkan sejumlah keluhan, seperti mual, perut terasa penuh, kembung, refluks, hingga keinginan untuk muntah.
Karena itu, sensasi tidak nyaman setelah olahraga tidak selalu berarti tubuh membutuhkan obat masuk angin. Sensasi hangat atau berkurangnya rasa kembung setelah mengonsumsi produk tertentu juga tidak serta-merta menunjukkan bahwa penyebab keluhan telah teratasi.
Utamakan Pemulihan dan Hidrasi
Untuk keluhan cerna ringan setelah aktivitas fisik, langkah pertama yang lebih penting adalah memberikan kesempatan kepada tubuh untuk pulih.
Rehidrasi, konsumsi karbohidrat sesuai toleransi, pendinginan tubuh, dan istirahat dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan setelah olahraga berat. Asupan juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan tubuh untuk menerimanya.
Namun, ada kondisi yang tidak seharusnya ditangani sendiri. Nyeri perut berat, muntah berulang, pingsan, tinja berdarah, atau keluhan yang tidak kunjung membaik perlu mendapatkan pemeriksaan medis.
Artinya, mengenali batas antara keluhan ringan dan gejala yang membutuhkan pertolongan merupakan bagian penting dari keselamatan berolahraga.
Jangan Abaikan Komposisi Herbal
Pertimbangan lain adalah kandungan produk herbal. Tidak semua obat masuk angin memiliki formula yang sama. Beberapa produk menggunakan rempah atau ekstrak tanaman yang mengandung senyawa seperti eugenol dan kumarin.
Eugenol merupakan senyawa alami yang antara lain terdapat dalam minyak cengkeh. Senyawa tersebut digunakan dalam berbagai produk pangan, farmasi, dan kosmetik dalam konsentrasi tertentu. Sejumlah kajian ilmiah menunjukkan bahwa paparan eugenol dalam jumlah berlebihan dapat bersifat toksik dan berkaitan dengan risiko gangguan hati.
Namun, temuan tersebut tidak dapat diartikan bahwa semua produk herbal yang mengandung rempah otomatis berbahaya. Risiko sangat bergantung pada konsentrasi, dosis, frekuensi penggunaan, serta kondisi kesehatan orang yang mengonsumsinya.
Hal serupa berlaku pada kumarin, senyawa aromatik alami yang terdapat pada sejumlah tanaman, terutama kayu manis jenis Cassia.
Otoritas keamanan pangan Jerman, BfR, dan Badan Keamanan Pangan, Lingkungan dan Kesehatan Kerja Prancis, ANSES, mengingatkan bahwa paparan kumarin dalam dosis tinggi atau dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan hati.
BfR menetapkan nilai asupan harian yang dapat ditoleransi untuk kumarin sebesar 0,1 miligram per kilogram berat badan.
Olahraga Berat Bukan Saatnya Menebak Gejala
Bagi pegiat olahraga, keluhan setelah latihan sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai kondisi yang membutuhkan obat tertentu. Tubuh yang baru bekerja keras membutuhkan pemulihan, cairan, nutrisi, dan waktu untuk kembali ke kondisi normal.
Membaca label dan komposisi produk herbal juga penting sebelum mengonsumsinya, terutama jika produk digunakan berulang atau seseorang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Pada akhirnya, obat herbal bukan pengganti hidrasi, pemulihan, maupun pemeriksaan medis. Ketika gejala terasa berat atau tidak membaik, mencari pertolongan tenaga kesehatan menjadi pilihan yang lebih aman daripada sekadar mengandalkan produk untuk meredakan keluhan. (Yusuf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































