Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Selasa (18/8/2026) mendatang akan menjadi sasaran demonstrasi dari massa yang tergabung dalam Pengurus Pusat (PP) Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI) beserta gabungan organisasi aktivis lain.
Ketua Umum PENA ISMSI, Fuad B mengatakan bahwa pihaknya menyoroti soal mekanisme pengajuan izin yang dianggap menabrak prosedur terlebih lagi Aspirasi tersebut berangkat dari keterangan beberapa Pelaku usaha herbal dan kosmetik yang kerap dipersulit disetiap mengajukan izin.
“Hari Selasa Tanggal 18 besok kita akan datangi Kantor BPOM berkaitan dengan permasalahan ini yakni adanya tindakan yang dinilai inprosedural dalam pengajuan perizinan produk herbal dan kosmetik di lingkungan BPOM” kata Fuad di Jakarta,Minggu (16/8/2026).
Menurutnya beberapa pelaku usaha sudah banyak curhat terhadap dirinya soal tantangan dalam mengajukan perizinan tersebut padahal kalau mau dilihat semua syarat telah dipenuhi namun lagi lagi dipersulit
“Ada banyak persoalan yang agak sensitif yang akan kita bongkar saat unjuk rasa digelar nanti, termasuk permainan salah satu pihak yang merasa punya wewenang penuh di BPOM, itu akan kita kupas nanti beserta bukti pendukungnya” tutupnya
Sekedar diketahui, Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI) termasuk salah satu organisasi yang selama ini sangat pro terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo, mereka kerap memberikan pembelaan terhadap setiap kebijakan Presiden, namun berkaitan dengan persoalan di BPOM, organisasi alumni BEM tersebut menegaskan akan memberikan perlawanan terhadap beberapa kebijakan yang menyimpan dari aturan, tak hanya itu, PENA ISMSI juga sudah menggalang komunikasi dengan 10 organisasi Civil untuk bersama sama turun jalan menyikapi Persoalan tersebut, rencananya Senin (17/8/2026) mereka akan melayangkan surat pemberitahuan aksi di kantor Polda Metro Jaya dan titik aksi akan dilaksanakan di Kantor BPOM, Gedung DPR RI, Gedung Kejaksaan Agung Dan Istana Presiden.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































