Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta menggelar Forum bersama Orang Tua/Wali Murid Kelas Internasional pada Sabtu (15/8/2026) di Aula MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus komunikasi bersama antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan peserta didik serta mempersiapkan langkah studi lanjut.
Forum tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Yogyakarta, Ketua Komite, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Kepala Unit Kelas Internasional beserta jajaran, serta guru-guru Kelas Internasional.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang perlu diarahkan dan dikembangkan melalui pendampingan yang tepat.
“Anak yang memiliki kemampuan akan sangat disayangkan apabila tidak dibimbing dengan baik. Karena itu, madrasah berusaha mendampingi ananda agar kemampuan yang dimiliki dapat terus berkembang dan menjadi bekal untuk masa depan,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua Komite MAN 1 Yogyakarta, Hazwan Iskandar Jaya, S.P., M.Ed., CMT., ASEAN., menyampaikan paparan mengenai evaluasi dan pengembangan Program Kelas Internasional. Ia menekankan bahwa orang tua menaruh harapan besar kepada madrasah dalam proses pendidikan putra-putrinya sehingga diperlukan kerja sama yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Evaluasi program diarahkan pada perkembangan murid secara lebih terukur, mulai dari pemetaan capaian dan kesenjangan belajar, asesmen berkala, intervensi dan remedial, hingga monitoring perkembangan murid bersama orang tua.

Selain aspek akademik, pendampingan studi lanjut juga mulai diperkuat melalui kerja sama dengan NIEC dalam penyusunan Individual Study Pathway. Pendampingan tersebut mencakup pemetaan minat dan kemampuan murid, eksplorasi pilihan perguruan tinggi dan program studi, persyaratan akademik dan bahasa, dokumen pendaftaran, hingga peluang beasiswa. Cambridge English Qualification (CEQ) juga diperkenalkan sebagai salah satu instrumen pendukung international certification dan further study pathway.
“Program Kelas Internasional tidak hanya dinilai dari aktivitas yang terlaksana, tetapi dari capaian belajar murid dan kesiapan studi lanjut yang dapat diukur,” menjadi salah satu penekanan dalam paparan tersebut.
Paparan berikutnya disampaikan oleh Kepala Unit Kelas Internasional, Dra. Endang Sri Wahyuni, M.Pd., mengenai pelaksanaan dan perkembangan Program Kelas Internasional. Ia menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran dan asesmen telah berjalan secara berkala, disertai pendampingan dan monitoring untuk memastikan perkembangan murid tetap terarah.
Selain penguatan akademik dan Bahasa Inggris, program juga mulai mengarahkan murid pada persiapan studi lanjut melalui pengenalan berbagai pilihan perguruan tinggi, program studi, persyaratan, serta peluang beamurid. Cambridge English Qualification (CEQ) turut menjadi salah satu bagian dari penguatan sertifikasi internasional murid.
Ke depan, Program Kelas Internasional akan terus dikembangkan melalui penguatan kemampuan Bahasa Inggris, pendampingan murid yang lebih optimal, serta perluasan wawasan dan kesiapan studi lanjut.
Melalui forum ini, MAN 1 Yogyakarta menegaskan bahwa keberhasilan Program Kelas Internasional merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara madrasah, guru, dan orang tua diharapkan dapat menciptakan pendampingan yang lebih terarah sehingga setiap murid mampu berkembang sesuai potensinya dan memiliki kesiapan yang semakin kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (mut)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































