Sleman — Tim futsal MAN 1 Yogyakarta, Futsal Alnesa, menorehkan hasil positif dalam gelaran Futsal Series Yogyakarta 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 10–14 Agustus 2026. Berbekal dua hasil imbang di fase grup, Alnesa berhasil mengamankan tiket babak 16 besar sebelum langkah mereka akhirnya terhenti di fase gugur.
Futsal Series Yogyakarta 2026 diikuti sebanyak 32 tim dari berbagai sekolah. Turnamen antarsekolah tingkat regional tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus panggung bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan futsal.
Dalam turnamen kali ini, Futsal Alnesa yang ditangani Coach Hasan tergabung di Grup E bersama SMAN 1 Kasihan Bantul dan SMAN 5 Yogyakarta.
Alnesa membuka perjuangan dengan menghadapi SMAN 1 Kasihan Bantul. Duel berjalan ketat sejak menit awal. Kedua kesebelasan saling memberikan tekanan hingga pertandingan berakhir sama kuat 1-1.
Gol Alnesa pada laga tersebut dicetak Rafif Nashrul Falah. Organisasi pertahanan menjadi salah satu kunci permainan MAN 1 Yogyakarta. Tim menerapkan strategi zone defense untuk mempersempit ruang gerak pemain lawan sekaligus menjaga keseimbangan permainan.
Pada laga berikutnya, Futsal Alnesa kembali menghadapi ujian berat saat berjumpa SMAN 5 Yogyakarta. Pertarungan berlangsung sengit dengan saling balas serangan. Alnesa kembali menunjukkan mental bertanding dan memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2.
Dua gol Alnesa masing-masing disumbangkan Aghniya Alim Qurani dan Rafif Nashrul Falah. Bagi Rafif, torehan tersebut menjadi gol keduanya sepanjang fase grup. Dua hasil seri membuat Alnesa mengemas dua poin dan finis sebagai peringkat kedua Grup E. Hasil tersebut cukup mengantarkan wakil MAN 1 Yogyakarta melaju ke babak 16 besar Futsal Series Yogyakarta 2026.

Keberhasilan menembus fase gugur menjadi catatan tersendiri bagi Alnesa. Terlebih, skuad MAN 1 Yogyakarta menjalani kompetisi dengan proses adaptasi bersama pelatih baru dan waktu persiapan intensif yang relatif singkat.
Di babak 16 besar, perjuangan Alnesa berlanjut menghadapi SMA BOPKRI 1 Yogyakarta. Futsal Alnesa berusaha memberikan perlawanan dan menjaga asa untuk melangkah lebih jauh. Namun, pertandingan fase gugur tersebut akhirnya menjadi batas perjalanan mereka setelah harus mengakui keunggulan lawan.
Meski langkah terhenti di 16 besar, capaian tersebut tidak menghapus perjuangan para pemain Alnesa. Mampu melewati fase grup tanpa kekalahan dan bersaing hingga babak gugur menjadi pengalaman penting bagi skuad muda MAN 1 Yogyakarta untuk menatap kompetisi selanjutnya.
Kapten Futsal Alnesa, Axle (Ivander Axelle Emeraldyan), mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki dalam permainan tim. Meski demikian, ia menilai hasil yang diperoleh sudah cukup sesuai dengan proses persiapan yang dijalani.
“Masih banyak kekurangan yang harus kami perbaiki. Namun, hasil ini sudah cukup sesuai karena latihan intensif baru berjalan sekitar satu bulan. Kami juga baru sekitar dua bulan ditangani pelatih baru,” ujar Axle.
Axle dan rekan-rekannya kini membawa pulang bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan pengalaman bertanding, evaluasi, serta modal untuk membangun tim yang lebih matang.
Skuad Futsal Alnesa diperkuat Mirza Ahsanu Maula, Ivander Axelle Emeraldyan, Karel Adelio Kamil, Rafif Nashrul Falah, Aghniya Alim Qurani, Hamam Rosikh Firdaus, Ahmad Hanifa, Naravatsya Gunaraea Hidayat, Daffa Zain Fawwaz Reyhan, Muhammad Wildan Ma’arif, Yazid Rizqi Mubarak, Wahid Aulia Ramdhani, Hakam Kamil Al Frida, dan Luqman Hakim.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap perjuangan tim yang mampu bersaing hingga babak 16 besar. Menurutnya, keberanian bertanding dan semangat pantang menyerah menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter para siswa.
“Capaian hingga babak 16 besar tentu patut kita apresiasi. Anak-anak telah berjuang membawa nama MAN 1 Yogyakarta dengan penuh semangat dan sportivitas. Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman bertanding, kekompakan, kedisiplinan, dan keberanian menghadapi lawan-lawan yang kuat merupakan bekal yang sangat berharga bagi perkembangan mereka,” tandas Edi.
Ia berharap hasil tersebut menjadi pelecut semangat bagi Futsal Alnesa untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
“Jangan berhenti pada hasil hari ini. Terus berlatih, lakukan evaluasi, perkuat kekompakan, dan jadikan setiap pertandingan sebagai proses untuk menjadi lebih baik. Kami berharap ke depan Futsal Alnesa dapat kembali tampil dan membawa prestasi yang lebih tinggi bagi MAN 1 Yogyakarta,” lanjutnya.
Perjalanan Alnesa di Futsal Series Yogyakarta 2026 memang telah berakhir. Namun, keberhasilan menembus 16 besar di tengah singkatnya masa persiapan menunjukkan bahwa skuad ini memiliki potensi untuk berkembang. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































