Kragilan, 22 Juli 2026 – Kelompok 36 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan bullying . Kegiatan dengan tema STOP BULLYING : Membangun Karakter yang Baik dan Menciptakan Suasana Belajar yang Aman dilaksanakan di SMPN 4 Kragilan, Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan karakter dan terciptanya lingkungan sekolah yang aman melalui edukasi tentang pencegahan bullying. Kegiatan ini melibatkan siswa dan siswi kelas VIII SMPN 4 Kragilan secara langsung dengan penuh antusias dan aktif dalam setiap rangkaian edukasi.
Kegiatan yang mengusung tema “ STOP BULLYING: Membangun Karakter yang Baik dan Menciptakan Suasana Belajar yang Aman” merupakan salah satu bentuk kontribusi siswa dalam upaya mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang positif, inklusif, kondusif, serta terbebas dari tindakan perundungan.
Melalui kegiatan sosialisasi, para siswa diberikan pemahaman menganai apa itu bullying, bentuk-bentuk bullying, faktor-faktor yang dapat memicu perundungan, dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta cara mencegah dan menghadapi bullying. Siswa juga diajak untuk memahami bahwa candaan yang berlebihan, mengejek fisik, mengucilkan teman, hingga memberikan dampak yang serius bagi orang lain.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya fokus pada pengenalan bullying, tetapi juga menekankan pada pentingnya penguatan karakter, sikap saling menghargai, empati, toleransi, kepedulian, keberanian, dan tanggung jawab menjadi nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diajak untuk menjadi bagian dari solusi dengan menerapkan prinsip “Berani Berkata Tidak Pada Bullying”. Ketika melihat tindakan perundungan, siswa diharapkan tidak ikut serta, menyebarkan, atau membiarkan, tetapi berani membantu korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga siswa dapat memahami bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang aman bukan hanya tugas guru, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Kegiatan sosialisasi edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang lebih positif. Dengan menciptakan karakter yang baik dan meningkatkan kepedulian antarsiswa, potensi terjadinya bullying dapat diminimalkan sehingga setiap siswa dapat belajar, berkembang, dan berinteraksi tanpa rasa takut.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































