Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Rocket Stove sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Sempol, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 284 menghadirkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui program “Rocket Stove Ramah Lingkungan: Inovasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Mendukung Kebersihan Lingkungan dan Pola Hidup Sehat” di Desa Sempol, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo.
Program ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan alternatif kepada masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga, khususnya ranting, daun kering, dan limbah kayu yang masih sering dibakar secara terbuka. Kegiatan terdiri atas pembuatan Rocket Stove, sosialisasi, serta demonstrasi penggunaan alat bersama masyarakat dan perangkat desa.
Pembuatan Rocket Stove dilaksanakan pada 3-5 Agustus 2026 di belakang Koperasi Desa Merah Putih Desa Sempol. Proses pembuatan dilakukan oleh seluruh anggota kelompok KKN dengan menggunakan bata ringan sebagai salah satu bahan utama.
Selanjutnya, kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada 6 dan 13 Agustus 2026 di salah satu rumah warga. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, dampak pembakaran sampah secara sembarangan, serta pengenalan konsep Rocket Stove sebagai alternatif pembakaran sampah organik yang lebih efisien. Materi disampaikan menggunakan media sederhana berupa poster dan dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Pendekatan tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memahami penggunaan Rocket Stove dengan lebih mudah serta memiliki kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan kondisi pengelolaan sampah di lingkungan mereka.
Puncak kegiatan dilaksanakan melalui demonstrasi penggunaan Rocket Stove pada 15 Agustus 2026 yang diikuti oleh perangkat Desa Sempol dan warga. Dalam demonstrasi tersebut, masyarakat diperkenalkan secara langsung mengenai cara menggunakan Rocket Stove untuk membakar sampah organik seperti ranting dan daun kering. Rocket Stove merupakan alat pembakaran yang dirancang untuk menghasilkan pembakaran lebih efisien dengan asap yang lebih sedikit dibandingkan pembakaran terbuka. Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat memiliki alternatif dalam mengelola sampah organik rumah tangga sekaligus mengurangi kebiasaan membakar sampah secara sembarangan.
“Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Sempol sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah rumah tangga,” ujar tim KKN UNS Kelompok 284.
Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga dalam sesi diskusi dan demonstrasi. Sejumlah warga juga menyampaikan pertanyaan mengenai cara penggunaan, keamanan, serta efektivitas Rocket Stove dalam mengelola sampah organik. Dukungan perangkat Desa Sempol turut membantu kelancaran kegiatan, terutama dalam penyediaan lokasi dan mobilisasi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan program. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai dampak pembakaran sampah secara sembarangan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan alternatif pengelolaan sampah. Ke depan, penggunaan Rocket Stove diharapkan dapat dikembangkan pada tingkat rumah tangga maupun lingkungan RT dan RW di Desa Sempol. Program tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan serta upaya menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































