Rangkaian perlombaan berlangsung selama dua hari. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, kegiatan dimulai pukul 14.30 hingga 17.00 WIB. Peserta mengikuti dua jenis perlombaan, yaitu balap karung dan egrang batok kelapa. Pertandingan dilaksanakan secara bergiliran, dengan empat peserta yang bertanding dalam setiap babak dan total terdapat delapan babak.
Pada hari berikutnya, Rabu, 19 Agustus 2026, kegiatan kembali digelar mulai pukul 15.00 sampai 18.40 WIB. Perlombaan balap karung dan egrang batok kelapa memasuki tahap semifinal yang dibagi menjadi empat babak. Setiap babak diikuti oleh dua peserta sebelum dilanjutkan menuju pertandingan final. Untuk lomba bakiak, peserta langsung bertanding di babak final dengan empat orang dalam satu regu dan dua regu pada setiap pertandingan.
Sebanyak sekitar 70 peserta turut meramaikan Pesta Dolanan Kemerdekaan. Kegiatan ini tidak hanya dibuat untuk menambah keseruan perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal permainan tradisional. Melalui egrang batok kelapa, peserta belajar menjaga keseimbangan dan membangun keberanian. Balap karung mengajarkan kegigihan sekaligus pentingnya menjaga keselamatan, sedangkan bakiak mengajarkan peserta untuk saling berkomunikasi, menjaga kekompakan, dan bekerja sama.

Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan,
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus membuat mereka lebih mengenal permainan tradisional. Selain itu, kami ingin nilai kebersamaan dan gotong royong yang muncul saat bermain bersama bisa terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Quotes (Kutipan):
“Lombane mau seru banget Kak, Aku mau sempet tibo pas balap karung, tapi tetep tak coba maneh.”
“Lombanya seru banget si kak aku tadi sempat jatuh pas balap karung, tapi tetap aku coba lagi.”
Semangat anak-anak Desa Banjarejo terlihat sepanjang perlombaan egrang batok kelapa, bakiak, dan balap karung. Suasana perlombaan yang meriah tidak hanya memberikan hiburan selama perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal permainan tradisional secara langsung. KKN 153 UMM berharap kegiatan Pesta Dolanan Kemerdekaan dapat membuat permainan tradisional tetap dikenal dan dimainkan oleh anak-anak meskipun perkembangan zaman terus berjalan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































