GIANYAR, 22 Agustus 2026 – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah diwujudkan melalui dua program kerja di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Program tersebut berupa pembangunan Teba Modern serta pemasangan Papan Informasi Sampah Terurai yang berlokasi di lingkungan Kantor Desa Taro.
Program kedua tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar. Meski sama-sama mengangkat isu lingkungan, kedua proker tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Teba Modern ditujukan sebagai alternatif pengelolaan sampah organik, sedangkan Papan Informasi Sampah Terurai menjadi media edukasi mengenai jenis dan lama waktu penguraian sampah.
Teba Modern, Pengelolaan Sampah Organik dengan Sentuhan Estetika
Pembangunan Teba Modern diawali dengan koordinasi bersama perangkat Desa Taro pada 7 Agustus 2026 . Sehari setelahnya, 8 Agustus 2026 , tim melakukan survei lokasi, menyiapkan alat dan bahan, membersihkan area, serta mulai membangun Teba Modern di taman Kantor Desa Taro.
Teba Modern dirancang sebagai fasilitas pengelolaan sampah organik yang tetap memperhatikan keindahan lingkungan. Pembangunannya dilakukan dengan menggali tanah sekitar 1,5 meter untuk pemasangan buis beton vertikal sebagai tempat pengolahan sampah organik. Bagian atas fasilitas kemudian dilengkapi struktur tempat santai dari pasangan batu bata dan cor semen. Finishing dibuat menyerupai batu alam agar fasilitas dapat menyatu dengan lanskap Kantor Desa Taro.
Konsep tersebut menjadikan Teba Modern tidak sekedar berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah. Tempat tersebut juga dirancang sebagai ruang interaksi yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pengunjung yang berada di lingkungan Kantor Desa.
Setelah pembangunan, penataan dan pengecekan fasilitas dilakukan pada 20 Agustus 2026 . Selanjutnya pada tanggal 22 Agustus 2026 , dilakukan edukasi mengenai fungsi, pemanfaatan, dan pentingnya pemilahan sampah kepada pihak desa dan masyarakat.
Papan Informasi Sampah Terurai Jadi Media Edukasi
Sementara itu, Papan Informasi Sampah Terurai menjadi proker kedua yang fokus pada edukasi lingkungan. Tahap awal dilakukan pada 1 Agustus 2026 melalui survei lokasi sekaligus penentuan informasi yang akan ditampilkan.
Pada tanggal 2 Agustus 2026 , tim menyusun desain papan agar informasi dapat disampaikan secara menarik dan mudah dipahami. Selanjutnya bahan disiapkan dan papan dibuat pada 3 Agustus 2026 . Papan kemudian dipasang di lingkungan Kantor Desa Taro pada tanggal 20 Agustus 2026 dan dilakukan pengecekan untuk memastikan pemasangannya aman serta informasi dapat dibaca dengan jelas.
Papan tersebut menampilkan informasi mengenai berbagai jenis sampah beserta perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk terurai. Beberapa sampel yang digunakan antara lain styrofoam, botol plastik, kaleng, dan karton. Papan Ditempatkan di dekat Teba Modern agar dapat dilihat oleh masyarakat maupun pengunjung Kantor Desa Taro.
Edukasi kepada masyarakat mengenai waktu lama penguraian berbagai jenis sampah kemudian dilakukan pada 21 Agustus 2026 . Kehadiran papan tersebut diharapkan membuat edukasi mengenai sampah tidak berhenti ketika kegiatan selesai, namun dapat terus dipelajari oleh masyarakat yang berada di lingkungan Kantor Desa.
Dua Proker, Satu Tujuan
Pembangunan Teba Modern dan pemasangan Papan Informasi Sampah Terurai dirancang sebagai dua program yang saling melengkapi. Teba Modern memberikan contoh langsung mengenai pengelolaan sampah organik, sementara papan informasi memberikan pengetahuan mengenai jenis sampah dan waktu yang diperlukan untuk terurai.
Pelaksanaan proker kedua juga melibatkan pihak desa dan masyarakat, mulai dari tahap perencanaan hingga pemanfaatan fasilitas. Masyarakat diharapkan dapat menjaga ikut fasilitas yang telah dibangun serta menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
Dengan adanya dua fasilitas tersebut, pengelolaan sampah di Desa Taro diharapkan tidak hanya fokus pada penanganan sampah setelah dibuang, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan masyarakat sejak dari sumbernya.
Program ini sekaligus menjadi upaya menjaga kebersihan dan keindahan Desa Taro sebagai kawasan desa wisata. Teba Modern hadir sebagai solusi pengelolaan organik yang fungsional dan berestetika, sementara Papan Informasi Sampah Terurai menjadi pengingat visual agar masyarakat semakin memahami bahwa setiap sampah memiliki waktu penguraian sampah yang berbeda dan membutuhkan penanganan yang tepat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































