Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia semakin meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan kegiatan makan dan berkumpul sebagai bagian dari aktivitas sosial sehari-hari. Persaingan yang semakin ketat menuntut setiap pelaku usaha untuk mampu memberikan produk dan layanan yang berkualitas agar dapat mempertahankan pelanggan serta meningkatkan daya saing usaha.
Menurut Hasibuan (2019), sumber daya manusia merupakan kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki oleh setiap individu yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks usaha kuliner, sumber daya manusia memiliki peran yang sangat strategis karena berhubungan langsung dengan pelanggan.
Karyawan menjadi ujung tombak perusahaan dalam memberikan pelayanan, menjaga kualitas produk, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta membangun citra positif perusahaan di mata konsumen. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia akan sangat memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan dan keberhasilan usaha secara keseluruhan.
Dalam menghadapi persaingan tersebut, sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting. Sumber daya manusia tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana kegiatan operasional, tetapi juga menjadi faktor yang menentukan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kinerja karyawan yang baik akan berdampak pada meningkatnya kepuasan pelanggan dan keberhasilan usaha dalam jangka panjang.
Kedai Masman merupakan salah satu usaha kuliner yang mengandalkan pelayanan langsung kepada pelanggan. Aktivitas operasional yang berlangsung setiap hari memerlukan sistem kerja yang terorganisir agar seluruh kegiatan dapat berjalan secara efektif dan efisien. Sistem kerja yang baik akan membantu karyawan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal.
Namun dalam pelaksanaannya, sistem kerja karyawan sering menghadapi berbagai tantangan seperti pembagian tugas yang kurang seimbang, keterbatasan tenaga kerja, serta tingginya intensitas pekerjaan pada jam-jam tertentu. Kondisi tersebut dapat memengaruhi produktivitas kerja dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggan.
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sumber daya manusia dalam sistem kerja karyawan di Kedai Masman sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat efektivitas sistem kerja yang diterapkan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami secara lebih mendalam mengenai sumber daya manusia dalam sistem kerja karyawan di Kedai Masman. Pendekatan tersebut dipilih karena mampu memberikan gambaran secara rinci tentang pelaksanaan sistem kerja yang diterapkan kepada karyawan, mulai dari pembagian tugas, pelaksanaan pekerjaan, komunikasi kerja, kerja sama antar karyawan, hingga pengawasan dalam kegiatan operasional sehari-hari. Melalui metode kualitatif, peneliti dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kondisi nyata yang terjadi dalam pengelolaan sumber daya manusia di Kedai Masman.
Teknik pengumpulan data utama dilakukan melalui wawancara secara langsung dengan narasumber yang berkaitan dengan sistem kerja karyawan. Wawancara digunakan untuk memperoleh informasi yang lebih detail mengenai pelaksanaan pekerjaan, tanggung jawab karyawan, pola komunikasi kerja, serta berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas sistem kerja. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan wawancara terstruktur dengan menyiapkan beberapa pertanyaan yang telah disesuaikan dengan fokus penelitian serta analisis SWOT.
Narasumber yang dipilih berasal dari pihak yang memahami sistem kerja di Kedai Masman, yaitu pemilik usaha dan beberapa karyawan yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional. Dari hasil wawancara tersebut, peneliti memperoleh informasi mengenai pembagian tugas kerja, kedisiplinan karyawan, kerja sama tim, standar pelaksanaan pekerjaan, serta hambatan yang sering muncul selama kegiatan operasional berlangsung.
Selain wawancara, penelitian ini juga didukung dengan observasi secara langsung terhadap aktivitas kerja karyawan di Kedai Masman. Observasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem kerja diterapkan dalam kondisi sebenarnya, bagaimana koordinasi antar karyawan berlangsung, serta bagaimana pelayanan diberikan kepada pelanggan. Data observasi digunakan untuk melengkapi hasil wawancara sehingga informasi yang diperoleh menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Penelitian ini juga mengkaji aspek kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan sumber daya manusia dan sistem kerja karyawan. Pada aspek kekuatan, peneliti menelusuri faktor-faktor yang mendukung efektivitas kerja karyawan dan kelancaran operasional usaha. Pada aspek kelemahan, peneliti mengidentifikasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi kinerja dan produktivitas karyawan. Selanjutnya, aspek peluang digunakan untuk melihat potensi pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas kerja karyawan, sedangkan aspek ancaman bertujuan mengetahui faktor eksternal yang dapat memengaruhi stabilitas tenaga kerja dan efektivitas sistem kerja di Kedai Masman.
Tahap akhir penelitian dilakukan dengan menganalisis seluruh data yang telah diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil penelitian kemudian dikelompokkan berdasarkan pendekatan SWOT agar lebih mudah dipahami dan dianalisis. Dari hasil analisis tersebut, peneliti dapat mengetahui bagaimana kondisi sumber daya manusia dalam sistem kerja karyawan di Kedai Masman serta memahami strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas kerja, produktivitas karyawan, dan kualitas pelayanan dalam menghadapi persaingan bisnis kuliner yang terus berkembang.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara dan observasi, diketahui bahwa sistem kerja karyawan di Kedai Masman telah disusun berdasarkan pembagian tugas yang jelas. Setiap karyawan memiliki tanggung jawab sesuai dengan posisi kerja masing-masing, seperti bagian kasir, pelayanan pelanggan, penyajian makanan dan minuman, serta kebersihan area kerja.
Dalam pelaksanaan operasional sehari-hari, komunikasi antar karyawan berjalan cukup baik sehingga memudahkan koordinasi kerja. Kerja sama tim menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan, terutama pada saat jumlah pelanggan meningkat.
Dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa karyawan dituntut untuk memiliki kemampuan bekerja secara cepat, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan kondisi kerja yang dinamis. Karyawan juga diharapkan mampu menjaga kualitas pelayanan agar pelanggan merasa puas dan nyaman selama berada di Kedai Masman.
Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang masih dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah tenaga kerja pada jam-jam sibuk sehingga beban kerja menjadi lebih tinggi. Selain itu, program pelatihan kerja belum dilakukan secara rutin sehingga pengembangan kompetensi karyawan masih perlu ditingkatkan.
Untuk menganalisis kondisi sumber daya manusia secara lebih mendalam, penelitian ini menggunakan pendekatan SWOT sebagai berikut:
A. Aspek Kekuatan (Strengths)
Kedai Masman memiliki sistem kerja yang cukup terorganisir dengan adanya pembagian tugas yang jelas antara karyawan. Setiap karyawan memahami tanggung jawabnya masing-masing sehingga kegiatan operasional dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, hubungan kerja yang baik antara pemilik dan karyawan menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif. Kerja sama tim yang solid serta komunikasi yang efektif juga menjadi kekuatan utama dalam mendukung kualitas pelayanan kepada pelanggan dan meningkatkan produktivitas kerja.
B. Aspek Kelemahan (Weaknesses)
Keterbatasan jumlah karyawan pada waktu-waktu tertentu sering menyebabkan beban kerja menjadi lebih tinggi, terutama pada saat jam operasional sedang ramai. Selain itu, belum adanya program pelatihan dan pengembangan karyawan secara berkala dapat memengaruhi peningkatan keterampilan dan kualitas kerja. Kurangnya evaluasi kinerja yang terstruktur juga menjadi salah satu kelemahan yang dapat menghambat upaya peningkatan efektivitas sistem kerja di Kedai Masman.
C. Aspek Peluang (Opportunities)
Perkembangan industri kuliner yang terus meningkat memberikan peluang bagi Kedai Masman untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemanfaatan teknologi digital dalam operasional usaha, seperti sistem pemesanan online dan promosi melalui media sosial, dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja karyawan. Selain itu, pelaksanaan pelatihan kerja dan pengembangan kompetensi karyawan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta daya saing usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin berkembang.
D. Aspek Ancaman (Threats)
Persaingan usaha kuliner yang semakin ketat menuntut Kedai Masman untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja karyawan. Selain itu, tingginya tingkat perpindahan tenaga kerja di sektor kuliner dapat menjadi tantangan dalam mempertahankan karyawan yang berpengalaman. Perubahan kebutuhan dan harapan pelanggan terhadap kualitas pelayanan juga menjadi ancaman yang harus diantisipasi agar usaha tetap mampu mempertahankan kepuasan pelanggan dan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Kedai Masman perlu meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia melalui pelatihan kerja, evaluasi kinerja secara berkala, serta penambahan tenaga kerja pada waktu operasional yang padat. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas karyawan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis sumber daya manusia dalam sistem kerja karyawan di Kedai Masman, dapat disimpulkan bahwa sistem kerja yang diterapkan telah berjalan dengan cukup baik. Pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, dan kerja sama tim menjadi faktor utama yang mendukung kelancaran operasional usaha.
Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan jumlah tenaga kerja, belum optimalnya program pelatihan, serta tingginya beban kerja pada jam-jam tertentu. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas kerja dan kualitas pelayanan apabila tidak dikelola dengan baik.
Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Kedai Masman memiliki kekuatan berupa kerja sama tim yang baik dan lingkungan kerja yang kondusif. Namun, perusahaan juga menghadapi kelemahan dalam aspek pengembangan kompetensi karyawan dan perencanaan tenaga kerja. Peluang yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sedangkan ancaman dari persaingan usaha harus diantisipasi melalui peningkatan kualitas pelayanan.
Oleh karena itu, Kedai Masman perlu melakukan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan melalui pelatihan, evaluasi kinerja, serta peningkatan sistem kerja agar mampu mendukung pertumbuhan usaha dan meningkatkan kepuasan pelanggan
Daftar Pustaka
Hasibuan. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mangkunegara. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Rangkuti. 2018. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sutrisno. 2020. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Siagian. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Handoko. 2018. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Rivai. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sedarmayanti. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Refika Aditama.
Mathis dan Jackson. 2016. Human Resource Management. Jakarta: Salemba Empat.
Dessler. 2020. Human Resource Management. New York: Pearson Education.
Armstrong. 2019. Armstrong’s Handbook of Human Resource Management Practice. London: Kogan Page.
Nawawi. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Bangun. 2018. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.
Noe. 2017. Human Resource Management: Gaining a Competitive Advantage. New York: McGraw-Hill Education.
Penulis:
Muhammad Adam Alamsyah1 , Leo Fender Setiawan2 , Ahmad Ripai3
Hayu ainun rahayu 4,
Universitas Pamulang , Tangerang Selatan
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































