Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta kembali menjadi salah satu madrasah paling diminati pada Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 2.859 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 282 murid.
Dengan jumlah tersebut, tingkat persaingan PMB MAN 1 Yogyakarta tahun ini terbilang sangat ketat. Dari ribuan pendaftar, hanya sekitar 9,86 persen calon murid yang berhak diterima melalui berbagai jalur seleksi yang telah disiapkan madrasah.
Seleksi PMB MAN 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2026/2027 dibuka melalui sejumlah jalur. Di antaranya Jalur Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) untuk Program Keagamaan, Jalur Tahfidz dengan ketentuan minimal hafalan 7 juz, Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT), Jalur Akademik dan Nonakademik, Jalur Tes CBT Akademik, Jalur Kelas Internasional, serta Jalur Gelombang 2 yang menggunakan nilai rapor, TKA, dan TKAD.
Beragam jalur tersebut disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada calon murid dengan potensi dan keunggulan yang berbeda-beda. Tidak hanya unggul secara akademik, MAN 1 Yogyakarta juga membuka ruang bagi calon murid yang memiliki prestasi nonakademik, kemampuan tahfidz, serta minat pada program kelas internasional.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti kuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MAN 1 Yogyakarta.
“Alhamdulillah, animo masyarakat terhadap MAN 1 Yogyakarta sangat tinggi. Dari 2.859 pendaftar, kuota yang tersedia hanya 282 murid. Ini menunjukkan bahwa MAN 1 Yogyakarta semakin dipercaya sebagai madrasah yang mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas, baik dalam bidang akademik, keagamaan, tahfidz, maupun pengembangan prestasi peserta didik,” ungkap Edi.
Ia menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap jalur memiliki mekanisme dan kriteria penilaian masing-masing agar calon murid yang diterima benar-benar sesuai dengan kompetensi dan daya tampung madrasah.
“PMB ini bukan sekadar proses penerimaan murid baru, tetapi juga bagian dari ikhtiar kami menjaring peserta didik terbaik sesuai potensi masing-masing. Karena itu, seluruh tahapan seleksi kami jalankan secara cermat, transparan, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Edi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon murid dan orang tua yang telah mempercayakan MAN 1 Yogyakarta sebagai pilihan pendidikan lanjutan. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi energi bagi madrasah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, calon murid, dan orang tua yang telah menjadikan MAN 1 Yogyakarta sebagai pilihan. Bagi yang diterima, selamat bergabung dan bersiaplah menjadi bagian dari budaya prestasi MAN 1 Yogyakarta. Bagi yang belum diterima, tetap semangat karena setiap anak memiliki jalan terbaik untuk meraih masa depannya,” pungkasnya. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































