GRESIK — Panggung megah Petronite Fest 2026 yang berlangsung di GOR Tri Dharma (02/07/26) menjadi saksi sejarah baru dalam dunia seni dan penggalangan dana regional. Sebuah karya seni monumental berhasil memecahkan rekor lelang tertinggi sepanjang empat tahun sejarah penyelenggaraan festival tahunan bergengsi ini.
Ada lebih dari 15 Lukisan yang dipamerkan, namun lukisan yang menggambarkan kawanan kuda gagah berani karya seniman Achyani menarik perhatian. Lukisan yang awalnya dibuka dengan harga lelang Rp10 juta. Tapi, antusiasme tinggi dari para audiens segera memicu perang harga yang sengit.
Angka terus merangkak naik dari Rp12 juta, Rp15 juta, hingga Rp16 juta. Suasana GOR Tri Dharma semakin memanas saat Wakil Bupati Gresik, dr. Alif, ikut melempar tawaran tinggi di angka Rp20 juta. Kendati demikian, angka tersebut belum mampu menghentikan langkah Amin Tabrony, seorang pengusaha sukses yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Petronas Gresik. Dengan ketukan palu final, Amin resmi memenangkan lelang setelah mengajukan angka fantastis sebesar Rp25 juta.
Saat diwawancarai oleh pembawa acara di atas panggung mengenai alasannya merogoh kocek cukup dalam demi lukisan tersebut, Amin Tabrony mengungkapkan pandangannya yang mendalam. Bagi Amin, karya ini bukan sekadar goresan kanvas biasa, melainkan sebuah simbol strategi besar.
> “Bagi saya, harga 25 juta rupiah adalah angka yang sangat kecil untuk sebuah karya yang mampu merekam esensi dari salah satu strategi paling legendaris dalam sejarah,” ujar Amin mantap di hadapan para hadirin.
> “Semenjak datang kemarin, lukisan ini sudah saya incar karena mengingatkan saya pada pasukan berkuda Kekaisaran Mongol di bawah Genghis Khan. Sejarah mencatat bahwa kekuatan mereka bukan terletak pada ukuran pasukannya, melainkan pada kecepatan, keselarasan bergerak, dan ketangguhan kuda-kuda mereka yang mampu menaklukkan dunia.”
Lebih lanjut, tokoh industrialis ini juga mengaitkan mahakarya tersebut dengan esensi kehidupan modern dan dunia profesional. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi kelompok di atas ego individu.
> “Sama seperti kawanan kuda ini, hidup kita bukanlah tentang siapa yang berlari paling cepat sendirian, melainkan tentang bagaimana kita bergerak maju bersama-sama dalam satu ritme untuk mencapai kemenangan bersama,” pungkas Amin.
Kemenangan lelang ini tidak hanya mencatatkan angka Rp25 juta sebagai rekor baru di panggung Petrofest dari tahun ke tahun, tetapi juga memberikan pesan mendalam tentang arti kerja sama, ketangguhan, dan apresiasi tinggi terhadap karya seni lokal di tanah Gresik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































