Setiap karya besar sering kali berawal dari langkah yang sangat sederhana. Bagi Arista Laura Riztiana, perjalanan visualnya tidak dimulai dari kamera mahal atau studio canggih, melainkan dari ketertarikannya pada dunia editing sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dari sekadar mencoba-coba kreasi visual sederhana di ponsel, benih hobi Laura mulai tumbuh hingga mengantarkannya pada berbagai panggung kejuaraan.
Langkah tersebut makin mantap ketika pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020. Saat Laura menduduki bangku SMP, ia mengenal aplikasi CapCut yang baru saja meluncur dan belum sepopuler sekarang. Berani bereksperimen, Laura mulai mengasah keterampilan editing tipistipis hingga menyentuh tren jedag-jedug (JJ) yang kala itu baru pertama kali muncul.
Keaktifannya membuahkan hasil saat ia mendaftar sebagai creator resmi CapCut seusai mendapat notifikasi dari pihak aplikasi. Menariknya, Laura rajin memproduksi template setiap hari murni karena senang, tanpa menyadari bahwa karya-karyanya ternyata menghasilkan insentif finansial.
Tempaan Agensi hingga Tantangan Jurusan Keperawatan
Memasuki jenjang sekolah menengah, Laura memberanikan diri mendaftar sebagai mentoradmin di HM Agency, salah satu agensi kreator CapCut. Di posisi ini, tugasnya memberikan arahan serta tutorial seputar editing kepada para editor lain. Tuntutan untuk bisa menguasai berbagai jenis style editing dalam waktu singkat justru menjadi wadah gemblengan yang melesatkan kemampuan teknisnya.
Namun, dinamika berubah ketika Laura memutuskan melanjutkan pendidikan ke SMK Kesehatan Binatama mengambil jurusan Keperawatan. Kesempatan berharga di agensi tersebut harus terhenti setelah kurang lebih 3 bulan, dan aktivitas editingnya sempat vakum di tahun pertama sekolah karena fokus pada tuntutan akademis keperawatan.
Berkarya sebagai Sutradara hingga Editor Film
Rindu akan dunia visual kembali bergelora pada semester akhir kelas 1 SMK. Tidak hanya sekadar mengedit video pendek, Laura mulai mengepakkan sayapnya ke dunia perfilman dengan mengambil peran krusial sebagai sutradara sekaligus editor.
Bersama rekan-rekannya di SMK Kesehatan Binatama, Laura melahirkan berbagai karya:
1. Film Dokumenter “Hidup Dalam Tradisi” (Desa Ndaren Lor, 2024)
Karya dokumenter yang mengangkat kearifan lokal dan tradisi Desa Ndaren Lor,
Donokerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55551 2. Film “Dua Garis Perusak Masa Depan”
Sebuah karya naratif edukatif yang sarat akan pesan sosial bagi remaja.
3. Film Pendek “Kartini Masa Kiniku”
Film pendek yang menggambarkan emansipasi dan perjuangan perempuan di era modern.
4. Film “Starven”
Karya persembahan film kelulusan dari siswa-siswi SMK Kesehatan Binatama Jurusan Keperawatan dan Farmasi Angkatan Kelulusan 2026.
Pantang Menyerah di Tengah Perjuangan dan Deretan Prestasi
Perjalanan meraih trofi tentu tidak selalu mulus. Sebelum berhasil membawa pulang piala, Laura telah melewati banyak kegagalan di berbagai ajang perlombaan. Namun, setiap penolakan dan kegagalan tidak menutup langkahnya untuk terus mencoba, melainkan ia jadikan bahan evaluasi untuk memperkuat teknik serta konsep visualnya.
Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih Laura:
Tahun 2025
Juara 1 Edukasi Content Creation — Nokus Festival 2025
Juara 1 English Content Creation — Tingkat DIY (Festival Penyiaran DIY di Universitas Mercu Buana Yogyakarta) 2025
Juara 2 Iklan Layanan Masyarakat — STIKES Panti Rapih Yogyakarta 2025
Tahun 2024
Juara 1 Edukasi Content Creation — Tingkat Nasional (Dies Natalis STIKES AKPER YKY) 2024
Juara 5 Film Dokumenter — Tingkat Kabupaten Sleman DIY 2024
Juara Favorite Video Pendek — Tingkat Kalurahan Sardonoharjo (Event HUT Kalurahan Sardonoharjo) 2024
Penghargaan Khusus
Penghargaan Siswi Berprestasi Terbaik Non-Akademik — SMK Kesehatan Binatama Dan lain sebagainya…
Mentransformasi Hobi Menjadi Bisnis Kreatif
Dedikasi Laura membuktikan bahwa latar belakang pendidikan di bidang kesehatan tidak membatasi kreativitasnya di dunia sinematografi. Sejak tahun 2025, ia merambah dunia wirausaha kreatif dengan mendirikan layanan penyuntingan video komersial bernama Jasaedit_lauraa.
Melalui akun tiktok dan Instagram @Jasaedit_lauraa, Laura kini melayani berbagai kebutuhan editing video, membuktikan bahwa hobi yang ditekuni secara konsisten mampu menghasilkan karya, prestasi, sekaligus peluang bisnis yang menjanjikan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































