PANDEGLANG — Muhammad Azka Nazhan, siswa kelas XI SMKN 3 Pandeglang asal Labuan, Pandeglang, terpilih sebagai salah satu Delegasi Banten dalam Forum Pelajar Indonesia ke-14 (FOR-14 ) yang diselenggarakan pada 5–8 Agustus 2026 di Jakarta.
Forum Pelajar Indonesia (FOR) merupakan forum yang mempertemukan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan wawasan, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta menjadi ruang bagi pelajar untuk bertukar gagasan mengenai berbagai permasalahan di Indonesia. FOR-14 dihadiri oleh Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif, diskusi, kunjungan, dan pertukaran budaya.
Perjalanan Azka menuju FOR-14 diawali dengan proses seleksi yang meliputi penulisan esai dan pembuatan video kampanye. Dalam proses tersebut, Azka mengangkat isu pentingnya kesehatan mental pelajar di tengah tekanan akademik dan sosial, dengan kampanye pesan “ Pejar Peduli, Generasi Terlindungi. ” Setelah melalui proses seleksi, Azka dinyatakan lolos dan menjadi bagian dari Delegasi Banten.
Selama empat hari, Azka bersama pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti beragam rangkaian kegiatan yang memberikan pengalaman, wawasan, serta kesempatan untuk bertukar gagasan mengenai berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah Government Visit, di mana para delegasi mengunjungi sejumlah lembaga, yaitu DPRD, Mahkamah Konstitusi, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mendapatkan wawasan secara langsung mengenai berbagai lembaga dan pemikiran.
Selain itu, melalui Campus Visit, Azka berkesempatan mengunjungi Universitas Indonesia (UI). Para peserta mendapatkan penjelasan dari Duta UI mengenai sejarah dan perkembangan UI, fakultas yang tersedia, hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Azka juga tergabung dalam Focus Group Discussion (FGD) bidang Lingkungan, bersama pelajar dari berbagai daerah. Dalam diskusi tersebut, ia dapat membawa perspektif mengenai permasalahan lingkungan yang dekat dengan daerah asalnya, termasuk permasalahan sampah di kawasan pesisir Teluk Labuan.
Tidak hanya mengikuti kegiatan diskusi dan kunjungan, Azka juga menjadi bagian dari Cultural Performance Delegasi Banten. Bersama lima delegasi lainnya, ia membawakan Tari Jawara sebagai bentuk pengenalan budaya Banten kepada para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi Azka, FOR-14 bukan sekadar forum untuk mendapatkan wawasan baru. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk bertemu, berdiskusi, dan membangun hubungan dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Azka mengaku merasa sangat bangga sekaligus terharu dapat menjadi bagian dari FOR-14. Bertemu dengan pelajar dari berbagai daerah dan menjalani berbagai rangkaian kegiatan bersama mereka menjadi pengalaman yang sangat berarti baginya.
Momen perpisahan pada hari terakhir menjadi salah satu bagian yang paling mengesankan bagi Azka. Setelah menjalani berbagai kegiatan dan membangun kebersamaan selama empat hari, berakhirnya FOR-14 meninggalkan rasa sedih sekaligus kenangan yang sangat berarti.
Bagi Azka, FOR-14 menjadi salah satu pengalaman terbaik selama menjadi pelajar. Pengalaman tersebut tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk membawa nama Labuan dan SMKN 3 Pandeglang ke tingkat nasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































