Kemampuan literasi dan numerasi merupakan salah satu fondasi penting yang perlu dibangun sejak usia dini. Namun, kemampuan literasi membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada anak PAUD masih perlu terus ditingkatkan melalui pembelajaran yang menarik dan bermakna. Di sisi lain, pembelajaran di PAUD perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan buku cerita digital berbasis edukasi wisata lokal sebagai media pembelajaran yang inovatif. Melalui pengenalan wisata lokal di Kota Palembang, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan literasi calistung sekaligus mengenal potensi dan kekayaan daerahnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Demonstrasi Buku Cerita Digital Berbasis Edukasi Wisata Lokal untuk Revitalisasi Literasi Calistung Anak PAUD Menuju SDGs 4 di Kota Palembang” dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 13.00–16.00 WIB, bertempat di Aula FKIP Universitas Sriwijaya KM 5. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru PAUD dan bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan buku cerita digital berbasis edukasi wisata lokal sebagai media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan kontekstual. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan memperoleh wawasan dan inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran literasi calistung yang menyenangkan bagi anak usia dini sekaligus mendukung pencapaian SDGs 4, yaitu pendidikan berkualitas.

Sambutan pembukaan disampaikan oleh ketua pelaksana kegiatan yang memberikan motivasi sekaligus menyampaikan harapan agar kegiatan pengabdian yang berjudul “Demonstrasi Buku Cerita Digital Berbasis Edukasi Wisata Lokal untuk Revitalisasi Literasi Calistung Anak PAUD Menuju SDGs 4 di Kota Palembang” dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para guru untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru dalam memanfaatkan buku cerita digital berbasis edukasi wisata lokal sebagai media pembelajaran literasi, membaca, menulis, dan berhitung. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing sehingga dapat mendukung peningkatan kemampuan calistung anak PAUD serta pencapaian SDGs 4, yaitu pendidikan berkualitas.

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman guru mengenai perkembangan bahasa anak, Dr. Santi Okatarina, M.Pd., menyampaikan materi “Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini”. Materi ini membahas proses pemerolehan bahasa dan pentingnya peran guru serta orang tua dalam menstimulasi kemampuan komunikasi anak melalui kegiatan bercakap-cakap, membacakan cerita, bernyanyi, dan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan pikiran serta perasaannya. Melalui materi ini, guru diharapkan mampu mendukung perkembangan bahasa anak melalui interaksi yang positif dan menyenangkan. Selanjutnya, Dr. Hudaidah, M.Pd., menyampaikan materi “Kearifan Lokal dalam Pembelajaran PAUD: Budaya Palembang Mengintegrasikan Nilai Pengetahuan dan Praktik Budaya Lokal untuk Pembelajaran Anak Usia Dini yang Bermakna”. Materi ini membahas pentingnya mengintegrasikan budaya Palembang, seperti makanan tradisional, pakaian adat, kesenian, dan permainan tradisional ke dalam pembelajaran. Pemanfaatan budaya lokal diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan kontekstual sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya daerah sejak dini.
Materi berikutnya disampaikan oleh Elvira Rosa, S.Pd., AUD., M.Pd., dengan judul “Konsep Dasar Literasi Calistung adalah Fondasi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak secara Utuh”. Materi ini menekankan pentingnya pengembangan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) melalui kegiatan bermain yang menyenangkan, seperti membaca cerita, bernyanyi, mengenal simbol, dan bermain angka. Penerapannya perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak agar kemampuan dasar berkembang tanpa mengabaikan kebutuhan bermain. Sebagai bentuk penerapan materi tersebut, Dr. Windi Dwi Andika, M.Pd., menyampaikan materi “Implementasi Buku Cerita Digital”. Materi ini membahas pemanfaatan buku cerita digital sebagai media interaktif untuk mendukung perkembangan bahasa dan literasi calistung anak usia dini. Melalui perpaduan teks, gambar, serta cerita yang mengangkat kehidupan sehari-hari, wisata, dan budaya lokal Palembang, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak PAUD.
Oleh: Prof. Sri Sumarni, M.Pd.
(Dosen PAUD Universitas Sriwijaya)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































