Siaran Berita, Binjai, (17/10/2026) — Sebuah gambar yang dibuat saat waktu senggang, gerakan tari yang diulang secara mandiri, hingga latihan menjelang perlombaan menjadi bagian dari keseharian Naila Brilliant Shahary. Berbagai kegiatan tersebut mengantarkan seorang pelajar sekolah dasar asal Kota Binjai, Sumatera Utara, mengenal dunia yang lebih luas melalui seni, olahraga, dan beragam pengalaman kompetisi. Pada usia yang masih belia, Naila telah mengumpulkan sejumlah penghargaan dari bidang yang berbeda, memperlihatkan besarnya minat untuk terus mencoba dan mengembangkan kemampuan.
Naila Brilliant Shahary, yang akrab disapa Liant, merupakan anak bungsu yang lahir di Tanjung Pinang pada 28 Oktober 2015 dan kini tinggal bersama keluarganya di Kota Binjai, daerah yang dikenal dengan julukan Kota Rambutan. Ia adalah pelajar SD Swasta Istana Hati Kota Binjai yang memiliki ketertarikan luas terhadap dunia seni, penampilan, olahraga, serta kegiatan pembelajaran. Sosok Naila dikenal melalui berbagai prestasi yang telah diraihnya, antara lain Juara 1 Lomba Gambar Bercerita pada kegiatan FLS3N tingkat Kota Binjai tahun 2026, Juara 2 Kejuaraan Tapak Suci Cup XI, Juara 3 Fashion Show pada Nextgen Fashion Runway kolaborasi Medan Sumut bersama Lubs Ivan Production, dan Juara 2 Lomba Modern Dance bersama tim pada Pentas Prestasi tingkat sekolah dasar. Capaian tersebut menempatkan Liant sebagai anak multitalenta dengan segudang prestasi yang berkembang melalui berbagai bidang, bukan hanya seni rupa, tetapi juga peragaan busana, seni pertunjukan, dan bela diri. Lahir bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Naila menjalani masa pertumbuhannya dengan berbagai kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mengikuti perlombaan. Di luar prestasi yang telah tercatat, masih terdapat pengalaman kompetisi lain yang tidak seluruhnya dapat dirinci karena banyaknya trofi dan medali yang telah terkumpul di rumah. Berbagai pencapaian itu berjalan beriringan dengan aktivitasnya sebagai pelajar yang tetap mengikuti pembelajaran akademik, les bahasa Inggris, bimbingan belajar, dan mengaji.
Kegemaran menggambar menjadi salah satu sisi yang paling dekat dengan kehidupan Liant. Ketika tidak memiliki agenda kegiatan di luar rumah, ia cenderung memilih menghabiskan waktu dengan menggambar berbagai objek yang disukainya. Aktivitas tersebut memberinya ruang untuk menuangkan imajinasi sekaligus menikmati proses berkarya tanpa harus menunggu kesempatan mengikuti perlombaan. Kertas dan alat gambar menjadi media sederhana yang dapat digunakan untuk menyalurkan ketertarikan tersebut kapan saja. Kebiasaan menggambar secara mandiri juga memperlihatkan bahwa pengembangan kemampuan dapat berlangsung melalui aktivitas sehari-hari. Minat tidak selalu tumbuh melalui latihan formal atau arahan dari orang lain, tetapi dapat berkembang dari kesenangan yang terus dipelihara. Bagi Naila, menggambar menjadi kegiatan yang dapat dilakukan ketika memiliki waktu luang, sekaligus menjadi salah satu bidang yang membawanya meraih pencapaian membanggakan.
Pada 2026, Liant berhasil meraih Juara 1 Lomba Gambar Bercerita dalam kegiatan FLS3N tingkat Kota Binjai. Penghargaan tersebut menjadi salah satu prestasi yang menonjol karena berkaitan langsung dengan kegemarannya terhadap seni visual. Kesempatan mengikuti kompetisi memberinya ruang untuk menunjukkan kemampuan, menguji hasil latihan, dan memperoleh pengalaman melalui proses penilaian karya. Prestasi tersebut juga menjadi bagian penting dari perjalanan Naila dalam mengembangkan minatnya. Lomba gambar bercerita menempatkan kreativitas sebagai unsur penting, sebab peserta perlu menyampaikan gagasan melalui karya visual yang mempunyai unsur cerita. Bagi seorang pelajar sekolah dasar yang gemar menggambar, pengalaman semacam ini dapat memperkaya cara pandang sekaligus mendorongnya untuk terus mengeksplorasi ide baru.
Namun, dunia yang diminati Liant tidak berhenti pada kegiatan menggambar dan mewarnai. Ia juga menyukai modeling, acting, modern dance, renang, serta seni bela diri. Banyaknya pilihan tersebut menunjukkan keinginannya untuk mengenal beragam aktivitas dan mencoba pengalaman yang berbeda. Setiap bidang memberikan tantangan tersendiri, mulai dari kemampuan mengekspresikan diri hingga ketekunan dalam mengikuti latihan. Ketertarikan terhadap modeling, misalnya, memberikan kesempatan bagi Naila untuk belajar tampil di hadapan publik. Pengalaman berjalan di atas panggung menuntut kesiapan, kepercayaan diri, serta kemampuan mengikuti arahan selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, minat terhadap acting membuka ruang untuk mempelajari ekspresi dan gerak tubuh sebagai bagian dari seni pertunjukan.

Pada bidang modeling, Liant pernah meraih Juara 3 Fashion Show dalam acara Nextgen Fashion Runway kolaborasi Medan Sumut bersama Lubs Ivan Production. Pencapaian tersebut menambah pengalaman sekaligus memperkaya daftar prestasinya pada bidang penampilan. Ajang tersebut menjadi salah satu kesempatan bagi Naila untuk memperlihatkan kemampuan di luar kegiatan akademik dan seni gambar yang selama ini dekat dengan kesehariannya. Bagi anak seusianya, pengalaman mengikuti fashion show juga dapat menjadi sarana untuk belajar menghadapi suasana baru. Persiapan sebelum tampil, mengikuti arahan penyelenggara, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pertunjukan merupakan bagian dari proses yang perlu dijalani. Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran tersendiri, terlepas dari hasil akhir yang diperoleh dalam sebuah kompetisi.
Kemampuan Liant juga terlihat melalui bidang seni tari. Bersama timnya, ia berhasil meraih Juara 2 Lomba Modern Dance pada kegiatan Pentas Prestasi tingkat sekolah dasar. Berbeda dari menggambar yang dapat dilakukan seorang diri, modern dance membutuhkan kekompakan, koordinasi gerakan, penguasaan irama, dan kerja sama antarpeserta. Setiap anggota perlu menjalankan perannya agar penampilan kelompok dapat berlangsung selaras. Keberhasilan meraih posisi kedua bersama tim menjadi salah satu pengalaman yang memperkaya perjalanan Naila. Kompetisi kelompok mengajarkan bahwa hasil yang baik tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kesediaan untuk berlatih bersama, mengikuti kesepakatan, dan menjaga keselarasan dengan anggota lainnya. Pengalaman tersebut melengkapi berbagai keterampilan yang dipelajarinya melalui kegiatan seni dan penampilan.
Sisi lain dari kemampuan Naila muncul melalui olahraga bela diri. Ia berhasil meraih Juara 2 pada Kejuaraan Tapak Suci Cup XI. Prestasi ini memperlihatkan bahwa ketertarikannya terhadap aktivitas fisik berjalan beriringan dengan minat pada seni. Tapak Suci memberikan pengalaman yang berbeda karena menuntut latihan teratur, kedisiplinan, penguasaan teknik, serta kesiapan mental ketika menghadapi pertandingan. Mengikuti kejuaraan bela diri juga membuka kesempatan bagi Naila untuk memahami proses kompetisi secara langsung. Persiapan latihan menjadi bagian penting sebelum bertanding, sedangkan hasil pertandingan memberikan pengalaman untuk mengevaluasi kemampuan. Keberhasilan meraih juara kedua patut disyukuri, sekaligus menjadi bekal untuk terus belajar apabila ingin mengikuti kompetisi serupa pada kesempatan berikutnya.
Berbagai prestasi yang telah diraih Liant hanyalah sebagian dari pengalaman yang tersimpan dalam perjalanan masa kecilnya. Keluarga menyebut masih banyak pencapaian lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu karena jumlah trofi dan medali yang telah terkumpul di rumah sudah cukup banyak. Setiap penghargaan mempunyai cerita tersendiri tentang kegiatan yang diikuti, persiapan yang dilakukan, dan pengalaman yang diperoleh sepanjang proses tersebut.
Jejak pengalaman Naila Brilliant Shahary atau Liant dalam berbagai kegiatan juga bertambah melalui kesempatan terpilih untuk berpartisipasi dan memeriahkan acara Big City Touring by Alfa Scorpi Binjai Yamaha pada Sabtu, 26 September 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Liant untuk mengenal suasana kegiatan berskala publik yang melibatkan dunia otomotif, sekaligus membuka kesempatan untuk berinteraksi dan menambah wawasan di luar aktivitas rutinnya. Bagi anak multitalenta asal Kota Binjai yang telah menorehkan beragam prestasi dalam bidang menggambar, modeling, modern dance, hingga bela diri ini, setiap kesempatan baru memiliki arti tersendiri dalam perjalanan mengembangkan potensi diri. Pengalaman tersebut semakin melengkapi kisah Liant sebagai anak berprestasi yang aktif mengikuti berbagai kegiatan, berani mencoba hal baru, dan terus memperkaya pengalaman sejak usia dini.
Bagi keluarga Naila, pencapaian anak tidak semata-mata diukur melalui jumlah penghargaan. Pengalaman mengikuti perlombaan juga menjadi kesempatan untuk belajar menerima hasil, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta memahami bahwa setiap kompetisi mempunyai tantangan yang berbeda. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu Liant mengenali kemampuan dirinya sekaligus membangun sikap yang baik ketika menghadapi keberhasilan maupun kegagalan. Orang tua Naila mempunyai pandangan bahwa dunia perlombaan selalu menghadirkan kemungkinan menang dan kalah. Pesan tersebut terus disampaikan agar Liant tidak merasa terbebani oleh tuntutan untuk selalu memperoleh juara. Ketika berhasil memenangkan kompetisi, ia diajak bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian yang diperoleh. Ketika hasilnya belum sesuai harapan, ia diingatkan untuk belajar lebih banyak, berlatih kembali, dan memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari cara keluarga mendampingi Naila dalam menjalani berbagai kegiatan. Kemenangan dipandang sebagai anugerah yang patut disyukuri, sedangkan kekalahan merupakan kesempatan untuk mendapatkan pelajaran baru. Pendekatan ini memberikan ruang bagi anak untuk menikmati proses pengembangan bakat tanpa menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
Selain mendukung kegiatan seni dan olahraga, orang tua juga memberikan perhatian terhadap pendidikan Liant. Ia tetap mengikuti bimbingan belajar, les bahasa Inggris, dan les mengaji. Aktivitas tersebut melengkapi kegiatan sekolah serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan pengetahuan keagamaan. Bagi keluarga, kegiatan pengembangan bakat perlu berjalan bersama dengan tanggung jawab belajar dan kebutuhan anak sehari-hari. Banyaknya kegiatan yang diminati Naila terkadang membuat jadwalnya cukup padat. Keinginan untuk mengikuti beragam kelas harus disesuaikan dengan waktu yang tersedia, termasuk kebutuhan antar-jemput oleh keluarga. Tidak semua kegiatan dapat diikuti sekaligus, sehingga perlu ada pertimbangan mengenai prioritas dan kesempatan yang paling memungkinkan. Keterbatasan tersebut menjadi bagian dari proses keluarga dalam mengatur aktivitas agar tetap seimbang.
Orang tua tidak membatasi kegiatan positif yang ingin dicoba Liant. Selama kegiatan tersebut memungkinkan untuk dijalani dan sesuai dengan kondisi keluarga, Naila diberikan kesempatan untuk mengenali minatnya sendiri. Dukungan ini juga menjadi cara untuk mengarahkan waktu luang pada aktivitas yang produktif, sehingga ia mempunyai lebih banyak pilihan selain bermain telepon genggam. Ketika tidak ada jadwal latihan, kelas, atau perlombaan, Liant biasanya kembali melakukan kegiatan yang paling disukainya di rumah. Ia menggambar berbagai objek berdasarkan keinginan sendiri dan sesekali berlatih dance tanpa harus menunggu jadwal kelas. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap seni tetap terpelihara dalam keseharian, bahkan ketika tidak ada target prestasi yang sedang dikejar.
Ruang untuk beraktivitas secara mandiri juga memberikan kesempatan bagi Naila untuk mengenali apa yang membuatnya senang. Ia dapat mencoba ide baru melalui gambar atau mengulang gerakan tari sesuai kemampuan. Kegiatan sederhana tersebut menjadi bagian dari proses belajar yang berlangsung secara alami, seiring dengan pengalaman yang diperolehnya melalui kelas dan kompetisi. Sebagai anak yang mempunyai banyak minat, Liant masih memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan kemampuan pada masa mendatang. Tidak semua bidang yang disukainya harus ditekuni secara bersamaan, sebab setiap aktivitas membutuhkan waktu, perhatian, dan proses belajar tersendiri. Pengalaman yang telah diperoleh dapat menjadi bekal untuk menentukan bidang yang ingin lebih diperdalam seiring bertambahnya usia.
Perjalanan Naila Brilliant Shahary memperlihatkan bahwa prestasi anak dapat tumbuh melalui beragam pengalaman. Keberhasilannya dalam lomba gambar bercerita, Tapak Suci, fashion show, dan modern dance menjadi bagian dari rekam jejak yang membanggakan. Pada saat yang sama, kebiasaan menggambar di rumah, latihan mandiri, kegiatan belajar, serta dukungan keluarga memperlihatkan sisi lain dari proses yang menyertai pencapaian tersebut. Segudang prestasi yang dimiliki Naila Brilliant Shahary menjadikannya sosok anak multitalenta asal Kota Binjai yang mempunyai banyak pengalaman untuk terus dikembangkan. Dari seni gambar hingga panggung fashion runway, dari kompetisi modern dance hingga arena bela diri, setiap kegiatan memberikan pelajaran dan kesempatan baru. Perjalanan Liant masih panjang, tetapi berbagai pencapaian yang telah diraih menunjukkan semangatnya untuk mencoba, belajar, dan berkarya sejak usia dini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































