Dili, Timor-Leste — Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Internasional Gelombang 115, Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperluas kiprah pengabdiannya hingga ke tingkat internasional. Kegiatan yang berlangsung di Kota Dili, Republik Demokratik Timor-Leste, menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa-mahasiswi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan kerja sama lintas negara.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswi Universitas Hasanuddin, Nur Khalviati menjalankan program kerja individu bertajuk “Jejak Bersih di Pesisir” di kawasan Pantai Cristo Rei. Program ini bertujuan mengajak masyarakat dan pengunjung pantai untuk lebih peduli terhadap kebersihan pesisir serta pentingnya menjaga kelestarian laut.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Seamore Solutions, yaitu komunitas yang bergerak di bidang konservasi laut dan lingkungan pesisir. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai kegiatan edukasi dan aksi peduli lingkungan dilakukan secara langsung di kawasan Pantai Cristo Rei.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi mengenai pencemaran laut, terutama yang disebabkan oleh sampah plastik dan limbah dari aktivitas manusia. Diskusi dilakukan bersama komunitas lokal dengan santai dan bahasa yang mudah dipahami sehingga memudahkan untuk bertukar pikiran antar satu dengan yang lain.
Selain memberikan edukasi secara langsung, Nur Khalviati juga membagikan poster berisi ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dengan cara ini, pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai diharapkan dapat terus diingat dan diterapkan oleh masyarakat maupun pengunjung Pantai Cristo Rei.

Tidak lupa juga, Nur Khalviati juga memperkenalkan Universitas Hasanuddin kepada masyarakat Timor-Leste dengan membagikan brosur yang berisi informasi tentang universitas, fakultas, dan berbagai program studi. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin.
Menurut Nur Khalviati, menjaga kebersihan pantai bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas lingkungan, tetapi juga tanggung jawab bersama. “Lewat program Jejak Bersih di Pesisir, saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan pantai bisa dimulai dari kebiasaan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Kalau dilakukan bersama-sama, dampaknya tentu akan jauh lebih besar untuk kelestarian laut,” ujarnya.
Program ini mendapat sambutan yang baik dari komunitas lokal, masyarakat setempat, dan para pengunjung Pantai Cristo Rei. Mereka menyambut positif kegiatan yang memadukan edukasi dengan aksi langsung karena dinilai mampu meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesisir.
Melalui program kerja individu “Jejak Bersih di Pesisir”, Nur Khalviati berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berperan dalam menjaga kebersihan pantai. Program ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mempererat hubungan kerja sama dengan berbagai mitra di Timor-Leste.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































