BATANG, JAWA TENGAH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Tim II Tahun Akademik 2025/2026 memberikan penyuluhan mengenai gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Kemligi, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi selama masa kehamilan.
Penyuluhan bertajuk “Gizi Seimbang untuk Ibu Hamil” itu disampaikan oleh Nariswari Adhiningrum Istanto dari Program Studi Ilmu Gizi kepada peserta Kelas Ibu Hamil Desa Kemligi pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan turut didampingi bidan Kecamatan Wonotunggal, Riefcy Arum dan Novi Ika Merdiana, yang memberikan materi mengenai persiapan persalinan dan masa pascapersalinan.
Dalam kegiatan tersebut, Nariswari menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil. Materi yang diberikan mencakup alasan pentingnya gizi selama kehamilan, prinsip pola makan, zat gizi penting bagi ibu dan janin, kebutuhan gizi berdasarkan trimester, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), keluhan yang umum dialami ibu hamil beserta cara mengatasinya, hingga contoh menu makanan sehari-hari.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan pola makan yang beragam selama kehamilan. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi tiga kali makan utama dan dua kali selingan serta mencukupi kebutuhan air putih. Selain itu, sumber protein juga perlu dikonsumsi dalam setiap waktu makan untuk mendukung kebutuhan tubuh selama kehamilan.

Materi penyuluhan turut membahas sejumlah zat gizi yang penting bagi ibu dan janin, antara lain protein, zat besi, asam folat, kalsium, dan omega-3. Pemahaman mengenai berbagai zat gizi tersebut diharapkan dapat membantu ibu hamil lebih memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi selama masa kehamilan.
Selain edukasi mengenai pola makan dan zat gizi, Nariswari juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Peserta didorong untuk memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mengikuti anjuran tenaga kesehatan selama menjalani masa kehamilan.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek gizi. Riefcy Arum dan Novi Ika Merdiana selaku bidan Kecamatan Wonotunggal turut memberikan pendampingan mengenai persiapan persalinan serta hal-hal yang perlu diperhatikan setelah persalinan. Kehadiran tenaga kesehatan melengkapi materi yang diperoleh peserta dalam Kelas Ibu Hamil.
Riefcy Arum mengapresiasi materi gizi yang disampaikan mahasiswa KKN Undip. Menurutnya, pengetahuan mengenai gizi selama kehamilan penting bagi ibu untuk membantu menjaga kesehatan hingga menghadapi proses persalinan.
“Materi yang disampaikan Mbak KKN bagus dan bermanfaat, terutama mengenai gizi ibu hamil. Pengetahuan seperti ini penting untuk membantu ibu menjaga kesehatan selama kehamilan sampai persalinan, sehingga diharapkan ibu dan bayi tetap sehat dan proses persalinan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Riefcy.

Melalui penyuluhan tersebut, ibu hamil di Desa Kemligi diharapkan dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi yang diberikan juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan beragam, memenuhi kebutuhan protein, rutin mengonsumsi TTD, serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Selain pemenuhan gizi, peserta juga diingatkan untuk tetap aktif selama kehamilan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan. Berbagai informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi ibu hamil dalam menjaga kondisi kesehatan selama masa kehamilan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Reguler Undip Tim II dalam memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat Desa Kemligi. Melalui pendekatan edukatif dalam Kelas Ibu Hamil, mahasiswa berupaya membantu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya gizi dan persiapan menghadapi persalinan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, pengetahuan yang diperoleh ibu hamil diharapkan tidak berhenti pada sesi penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi mengenai pola makan, kebutuhan zat gizi, konsumsi TTD, pemeriksaan kehamilan, serta persiapan persalinan diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































