SDIT Al-Fadiyah mengadakan pelatihan media pembelajaran digital dan perencanaan pembelajaran kreatif sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dan strategi belajar inovatif. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (22/11) di Aula SDIT Al-Fadiyah dan diikuti sekitar 52 guru SDIT Al-Fadiyah.
Pelatihan menghadirkan dua pemateri, yakni Fathul Muin, M.Pd yang membawakan materi Media Pembelajaran Digital, serta Ahmad Maulana, SS, CPPS, GCP yang mengisi sesi Perencanaan Pembelajaran Kreatif, Holistik, dan Terapan. Program ini dirancang untuk memperkuat profesionalisme pendidik agar proses belajar mengajar lebih efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
“Guru adalah tombak masa depan bangsa,” ujar Ahmad Maulana dalam pemaparannya, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik di era digital.

Salah satu peserta, Ustazah Ainun, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI). “Dari pelatihan ini, saya jadi paham bagaimana AI bisa membantu kami membuat materi yang lebih menarik, mendukung evaluasi, dan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan setiap siswa. Konsep pembelajaran kreatif dan holistik yang dijelaskan juga sangat menginspirasi,” tuturnya.

Pelatihan dilakukan melalui sesi presentasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Para peserta juga diajak mengembangkan media pembelajaran yang aplikatif dan sesuai karakteristik siswa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SDIT Al-Fadiyah berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, sekaligus mendorong guru lebih adaptif dalam menghadapi perubahan teknologi pendidikan. Semangat peningkatan kompetensi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen sekolah terhadap mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































