Gresik, 9 Juli 2026 – Tim pelaksana program Teknologi Tepat Guna (TTG) melaksanakan kegiatan pembuatan sekaligus pelatihan penggunaan alat pemotong botol kaca di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Kamis (09/07/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi sederhana untuk mengolah limbah botol kaca menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Program ini dilaksanakan sebagai respon terhadap masih banyaknya limbah botol kaca yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Melalui inovasi alat pemotong botol kaca, tim pelaksana memperkenalkan teknologi yang mudah dibuat, mudah dioperasikan, serta mampu menghasilkan potongan kaca yang lebih presisi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk kerajinan, seperti gelas, vas bunga, tempat lilin, pot tanaman, hingga dekorasi rumah.
Kegiatan diawali dengan proses perakitan alat pemotong botol kaca, dilanjutkan dengan uji coba menggunakan metode scoring dan thermal shock, kemudian diakhiri dengan pelatihan kepada masyarakat mengenai cara penggunaan alat serta teknik mengolah botol kaca bekas menjadi produk bernilai jual. Melalui pelatihan tersebut, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola limbah anorganik secara lebih produktif.
Program ini bertujuan untuk mengurangi volume limbah botol kaca yang selama ini hanya dibuang atau dijual dengan harga rendah, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis daur ulang, serta membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan limbah menjadi produk kreatif.
Masyarakat dan mitra menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini karena dinilai memberikan solusi yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mereka menilai alat pemotong botol kaca dapat menjadi alternatif teknologi yang mudah diterapkan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah kaca. Selain itu, pelatihan yang diberikan dinilai mampu menumbuhkan kreativitas dan motivasi masyarakat untuk mengembangkan produk kerajinan berbahan dasar botol kaca bekas.
Tim pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan Teknologi Tepat Guna yang tidak hanya berorientasi pada inovasi alat, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan, tim berharap masyarakat mampu mengoperasikan alat secara mandiri, mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular, serta menjadikan pengelolaan limbah sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Kedepannya, program ini diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan limbah berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Sinergi antara masyarakat, mitra, dan tim pelaksana diharapkan dapat terus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, meningkatnya keterampilan masyarakat, serta tumbuhnya usaha kreatif berbasis daur ulang yang memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































